News Room, Kamis ( 06/12 ) Pelatihan dan Bimbingan Teknik Jurnalistik yang diikuti Juru Penerang (Jupen) dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) se Kabupaten Sumenep yang digelar sejak tanggal 5 hingga 6 Desember 2007 itu diharapkan akan melahirkan jurnalis yang handal dan profesional. Hal itu ditegaskan Kepala Bakominfo Kabupaten Sumenep diwakili Kepala Bidang Informasi, Drs. Koesman Hadie pada acara penutupan Bimbingan Teknik Jurnalistik di Aula Badan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sumenep, Kamis (06/12). Koesman Hadie menegaskan, agar ilimu yang didapat itu memberi manfaat, selayaknya apabila seusai pelatihan dan bimbingan teknik serta apapun ilmu yang diperoleh itu untuk terus dikembangkan dengan berbagai latihan, sehingga program bintek itu tidak sia-sia. Koesman Hadie menuturkan, berita yang obyektif, transparan, balance dan bertanggung jawab, jika pemberitaan yang disajikan itu sesuai etika jurnalistik. Untuk itu, selain mengusai ilmu dan etika jurnalistik, seorang reporter juga dituntut untuk memiliki pengetahuan umum yang memadai, agar dapat menguasai persoalan, hingga akhirnya pemberitaan itu tidak cenderung mengarah pada fitnah dan issue belaka, bahkan berita itu menimbulkan konflik di masyarakat. ( Esha )