Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 05-10-2015
  • 992 Kali

Rendahnya Tingkat Pendidikan, Persoalan Pelayanan Kesehatan

News Room, Selasa ( 06/10 ) Masih rendahnya tingkat pendidikan masyarakat di Kabupaten Sumenep, seringkali menjadi persoalan sendiri khususnya dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan, baik secara administrasi maupun berkaitan dengan berbagai aturan kebijakan yang harus dilalui.

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si, pada Rapat Workshop Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012 Komisi Akreditas Rumah Sakit (KARS) di Aula Bhakti Husada RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Selasa (06/10) berharap melalui kegiatan tersebut banyak hal pemikiran yang dijadikan solusi terhadap kendala yang dihadapi di Kabupaten Sumenep selama ini.

“Saya berharap melalui Workshop Akreditasi Rumah Sakit ini ada solusi terbaik, berkaitan dengan berbagai kendala yang terjadi di Sumenep,”ungkapnya.

Karena diakui Bupati, jika kendala rendahnya pendidikan masyarakat, masalah ekonomi, persoalan sarana dan prasarana yang kurang memadai, hingga pada persoalan mental petugas yang tidak ingin melayani, akan menjadi persoalan serius.

Bahkan, karena berbagai keterbatasan itu terkadang ada keluarga pasien yang ngamuk, sehingga membutuhkan ketelatenan dan kesabaran dari para petugas di Rumah Sakit. Bagaimana berharap mutu pelayanan, ketika tanpa adanya mental petugas yang bisa melayani dengan baik, tentunya salah satunya dengan mempermudah administrasi, seperti Surat Pernyataan Miskin (SPM) mulai dari Kepala Desa, Camat, di Puskesmas hingga di Rumah Sakit.

Sementara itu Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. H. Fitril Akbar, M.Si mengungkapkan, melalui workshop tersebut rumah sakit dapat meningkatkan pelayanan melalui akdreditasi yang berorintasi pada mutu dan keselamaan pasien.

“Dalam kegiatan workshop ini juga dilakukan bimbingan dan simulasi serta penilaian akdreditasi, oleh nara sumber dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit Jakarta,“ungkapnya.

Sementara itu kegiatan Workshop Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012 Komisi Akreditas Rumah Sakit (KARS) diikuti sebanyak 60 orang peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing Kelompok Kerja (Pokja) di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Dan dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 06 hingga 07 Oktober 2015, di Aula RSUD dan Hotel C1 Sumenep. ( Ren, Esha )