News Room, Jumat ( 29/06 ) Setelah sebelumnya dilakukan sosialisasi rencana pengeboran sumur minyak dan gas (Migas) oleh PT. Hunsky Cnooc Oil di Kabupaten Sumenep, kembali dilakukan perusahaan Migas ini ke lokasi rencana pengeboran Migas. Seperti halnya yang dilakukan di Kecamatan Giligenting, Rabu (27/06) kemarin. Camat Giligenting, Drs. Achmad Dzulkarnaen, MH kepada News Room, usai mengikuti Sidang Paripurna di DPRD Sumenep, Jumat (28/06) mengungkapkan, setelah dilakukan sosialisasi oleh PT. Hunsky Cnooc Oil kepada masyarakat Giligenting, terhadap rencana untuk melakukan survei lokasi migas di seputar kepulauan Giliraja, ternyata masyarakat dan tokoh masyarakat setempat cukup antusias. “Masyarakat mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM, hingga masyarakat nelayan disana cukup respon terhadap sosialisasi yang dilakukan perusahaan migas itu.”ujarnya. Karena itu, Dzulkarnaen berharap, suasana kondusif yang terjadi selama ini tidak diusik oleh oknum-oknum tertentu, yang tidak menginginkan kegiatan tersebut. Sebab, selama ini warga di Kecamatan Giligenting sendiri tidak ada gejolak. Namun, tetap perlu diberi pemahaman bagaimana meminimalisir dampak dari teknologi, dan bukan menghindarinya. Namun, diakui Camat Giligenting ini, tokoh masyarakat, utamanya para nelayan disana menginginkan sosialisasi tetap terus dilakukan hingga kemasing-maisng Desa yang ada di Kecamatan Giligenting, utamanya di Pulau Giliraja, sehingga masyarakat mengetahui secara detail manfaat dan dampak yang akan terjadi. “Kemarin baru sosialisasi awal, untuk selanjutnya dilakukan di Desa, dan sekitar awal September 2012 baru dilakukan survei awal untuk mengetahui kandungan migas,”jelasnya. ( Ren, Esha )