News Room, Senin ( 21/06 ) Rapat pleno terbuka KPU Kabupaten Sumenep, dengan agenda rekapitulasi penghitungan hasil perolehan suara Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) setempat, pada hari Senin (21/06), hanya dihadiri 6 saksi dari 8 pasangan calon. Ketua KPU Sumenep, Thoha Shamadi, ST, MH mengatakan, setiap utusan bisa dikatakan sebagai saksi, jika membawa dan menunjukkan surat mandat dari tim kampanye pasangan calon. “Ternyata, dari 8 pasangan calon, yang hadir sebagai saksi hanya 6 orang, dengan membawa dan menunjukkan surat mandat tersebut,â€Âkata Thoha, pada wartawan dikantor KPU Sumenep, Senin (21/06). Enam saksi yang hadir di aula Kantor KPU itu adalah saksi dari pasangan calon Azasi Hasan-Dewi Khalifah, kemudian saksi dari pasangan A. Busyro Karim-Sungkono Sidik, Bambang Mursalin-M. Saleh Abdullah, saksi dari Ilyas Siraj-Rasik Rahman, dan saksi dari Samarudin Toyyib-Abdul Kadir serta saksi dari pasangan Sugianto-M. Muhsin Amir. Sedangkan saksi dari 2 pasangan calon lainnya, yakni pasangan Malik Effendi-Rahmad, dan Kafrawi-Djoko Sungkono, tidak hadir. Sementara, guna mengamankan pelaksanaan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pilkada Kabupaten Sumenep, polisi menggunakan alat pendeteksi metal atau Metal Detektor. Kabag Operasional Polres Sumenep, Kompol Edy Purwanto menjelaskan, pihaknya menerapkan pengamanan pola maksimal untuk memastikan rekapitulasi suara hasil Pilkada tingkat Kabupaten berjalan aman dan lancar. “Salah satunya dengan menggunakan alat pendeteksi metal, guna memeriksa barang bawaan setiap orang yang diundang ke rapat rekapitulasi suara. Selain itu, polisi juga memeriksa setiap bagian mobil yang akan masuk ke halaman kantor KPU. Karena, ini bagian dari prosedur tetap yang harus kami laksanakan, sebagai bagian dari penerapan pola pengamanan maksimal,â€Âujarnya. Secara keseluruhan, kata Edy, pihaknya menyiagakan 350 personel guna mengamankan rekapitulasi suara tingkat Kabupaten di aula Kantor KPU Sumenep. Pilkada Sumenep yang dilaksanakan pada hari Senin (14/06) pekan lalu diikuti oleh delapan pasangan calon. Dan, jumlah pemilih Pilkada sebanyak 884.631 orang dengan Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 2.128. ( Nita, Esha )