News Room, Rabu ( 29/10 ) Pasukan Pramuka Pengaglang Putra Regu Dinggo, yang merupakjan binaan Gudep Ponpes An-Nuqayah Guluk-guluk Sumenep yang mengikuti Jambore Asean sejak tanggal 17 hingga 26 Oktober 2008 di Bumi Perkemahan Wiladatika, Cibubur Jakarta ternyata berhasil menunjukkan kebolehannya dalam kegiatan Pramuka se Asean itu. Terbukti, dalam salah satu kegiatan Sportacular, yakni kegiatan yang dilombakan dengan membawa bendera Sub Camp (bukan regu lagi) diantaranya adalah olahraga tradisional. Seperti, panjat pinang, tarik tambang, lari estafet dengan karung, climbing, cross country dengan bersepeda, dan lain-lain. “Dalam kegiatan Sub Camp Ngapali Regu Dinggo terbanyak mengumpulkan kejuaraan dari masing-masing lomba, sehingga dinobatkan sebagai The Grand Champion Sportacular (Juara Umum), dan masing-masing regu mendapat plakat juara umum,â€Âujar Fauzi Baisuni, Ketua Regu Dinggo kepada News Room sepulangnya mengikuti Jambore Asean yang tiba di Sumenep, Selasa malam kemarin (28/10). Menurutnya, dari Jawa Timur hanya dua regu putra yang mendapatkan plakat tersebut, yaitu dari Sumenep (Regu Dinggo) dan Ponorogo (Ar-Risalah) serta 1 regu Putri dari Ponorogo (Al-Mawaddah). Fauzi menceritakan, menjelang penutupan, kegiatan akhir Jambore Asean adalah Carnaval, Regu Dinggo membawa 2 Macan Barong khas Madura yang juga sudah ditampilkan dalam malam spectacular bersama kontingen Jawa Timur lainnya. Sementara itu, pembina pendamping Regu Dinggo, Adnan Haris mengaku salut dengan berbagai kegiatan Jambore Pramuka Asean, seperti Adventure Land dan Scouting Skills; pengenalan terhadap kemampuan bertahan hidup di kondisi kritis, yang dilaksanakan di anjungan Wana Bhakti. “Disamping itu juga kegiatan membuat rakit, pionering, pertolongan pertama pada kecelakaan, dan komunikasi pada saat dalam keadaan berbahaya. Semua dapat diikuti dengan baik oleh Regu Dinggo,â€Âujar Adnan. Dari 12 regu putra, 4 regu dalam satu pasukan, sedangkan 2 regu lainnya ada didalam pasukan lainnya. Dalam hal ini regu Dinggo bersama kontingen Ponorogo menjadi satu pasukan bersama Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Thailand. ( Ren, Esha )