Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-12-2015
  • 1161 Kali

Refleksi Akhir Tahun, HTI Gelar Halqoh Inspirasi Perubahan

News Room, Senin ( 28/12 ) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kabupaten Sumenep mengadakan Halqoh Inspirasi Perubahan yang bertemakan “Indonesia Makin Liberal dan Terjajah”, yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Hotel C1 Sumenep, Minggu kemarin (28/12).

Dalam sambutannya, Ketua DPD II HTI Kabupaten Sumenep, Ustadz Moh. Rusly mengungkapkan, jika Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), khususnya di Sumenep mengadakan Halqoh-halqoh yang merupakan aktivitas ke Partai-an yg dilakukan oleh Hizbut Tahrir untuk memberikan Tsaqofah kepada Umat Islam.

“Ini dalam rangka untuk memperbaiki pemikiran-pemikiran yang telah teracuni oleh pemikiran yang berasal dari luar Islam,”ungkapnya. 

Acara yang dikemas dengan Talkshow ini dihadiri berbagai kalangan masyarakat Sumenep, diantaranya tokoh, pemuda, ulama, pengusaha dan beberapa undangan lainnya.

Hadir sebagai pembicara adalah, 1. Ustadz Rifqi, M.Pd.I, Humas HTI Sumenep, 2. Ustadz Abdurrahman, S.Pt., Humas HTI Pamekasan, dan 3. Ustadz Ir. Saiduddin dari DPD HTI Jawa Timur.

Acara ini dipandu oleh moderator Ustadz Edi Abu Fakhri, yang menilik berbagai persoalan yang timbul sepanjang tahun 2015, diantaranya kekerasan dan kejahatan pada anak dan wanita, serta kasus Freeport yang masih hangat terdengar beritanya.

Seperti yang diungkapkan salah seorang pembicaranya, Ustadz Rifqi yang mengatakan, agar jangan sampai sistem yang diadopsi Indonesia adalah sistem yang rusak. Karena, ketika seseorang diberikan kebebasan untuk melakukan apapun tanpa ada standar pemahaman agama, maka ia akan berbuat sesuai keinginan hawa nafsunya.

Sedangkan Ustadz Abdurrahman mengatakan, jika Indonesia merupakan negeri yang luar biasa kaya, termasuk juga kekayaan Madura yang belum banyak orang mengetahui, menyimpan kekayaan di dalam buminya yang bernilai 100 kali lipat dari emas, yaitu uranium.

“Salah satu solusi, yakni dengan benar-benar menerapkan Syariah Islam, benar-benar yang cinta Rasul, taat pada Allah, dengan itu kita memperjuangkan Syariah dan Khilafah sebagai sebuah solusi tuntas,”tandasnya. ( Ren, Esha )