Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-12-2008
  • 838 Kali

Razia Pekat, Jaring Sejumlah PSK Dan Germo

News Room, Senin ( 01/12 ) Razia penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar Polres Sumenep, berhasil menjaring 8 pekerja seks komersial (PSK), 3 orang waria dan 1 orang germo. Mereka terjaring, saat razia di areal Taman Adipura Kota Sumenep dan rumah warga di Desa Saronggi Kecamatan Saronggi. Kasat Samapta Polres Sumenep, AKP H. Mudjib mengatakan, razia itu dilakukan, berawal adanya laporan dari warga yang mengaku resah dengan aksi mesum para PSK tersebut. Sebab, transaksi itu bukan hanya dilakukan di malam hari, tapi seringkali dilaksanakan di areal Taman Adipura, baik malam maupun siang hari. “Makanya kami langsung turun lapangan. Alhasil, 8 PSK, 3 waria dan 1 orang germo berhasil diamankan,”terang H. Mudjib, kepada wartawan di kantornya, Jalan Urip Sumoharjo, Sumenep, Senin (01/12). H. Mudjib menjelaskan, para PSK yang terjaring itu, selain warga Sumenep sendiri juga ada yang dari Jawa. Salah seorang PSK, Arini (27), Desa Batoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, mengaku terpaksa menjadi pemuas nafsu lelaki hidung belang karena himpitan ekonomi. “Andai saja saya punya suami, mungkin pekerjaan kotor ini tidak akan saya lakukan. Jujur, saya terpaksa mencari rejeki seperti ini,”ujar Arini pada wartawan diruang penampungan PSK Dinkesos, Jalan Raung, Sumenep, Senin (01/12). Sementara, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Sumenep, Dra. Hj. Sri Nurhayati, M.Hum mengatakan, para PSK yang terjaring itu, selain akan dilakukan pembinaan, pihaknya juga akan melakukan tes urine untuk mengetahui, apakah mereka terjangkit atau tidak terhadap penyakit yang membahayakan. “Penjaringan PSK ini merupakan tahap kedua. Namun, hingga sekarang tes urine pada tahap pertama, belum ada yang positif terjangkit penyakit,”katanya. Adapun PSK yang saat ini berada di penampungan Dinkesos, yakni Ayu Trisnawati (23), wraga Desa Arjasa, Kecamatan Asembagus, Situbondo. Anis alias Aan (28), warga Desa Sambekati, Kecamatan Arjasa, Sumenep. Ermawati (27), warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Glodok, Kabupaten Jember. Susi (27), warga Desa Ronggojampi Kecamatan Jajak, Kabupaten Banyuwangi. Arini (27), warga Desa Batoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Rinawati (26), warga Desa Sebaun, Kecamatan Karang Anyar, Probolinggo. Romisa (55), warga Desa Muangan, Kecamatan Saronggi Sumenep, dan Sumami (40) warga Sumenep. Sedangkan 3 waria yang juga ikut terjaring, yakni Abd. Kadir Jailani alias Dilla (21), warga Desa Duddul, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. Basri alias Srikumala (39), warga Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. Ruski alias Rusmala (21), warga Desa Gugul Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, serta seorang germo, Suhriyah (55) warga Desa Saronggi Kecamatan Saronggi. ( Nita, Esha )