Media Center, Jumat ( 24/11 ) Ratusan warga di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terserang
penyakit diare dan tipus. Ini terjadi sejak awal musim hujan tahun 2017.
"Data yang masuk ke kami. Pada bulan Oktober sudah 115 penderita
diare dan tipus. Sedangkan Nopember masih di data. Ya bisa lebih 200-an
yang terkena penyakit,"kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep,
dr. Fatoni, Jumat (24/11).
Ia menuturkan, merebaknya 2 penyakit
itu disebabkan terjadinya hujan yang tidak menentu. Turunnya hujan
tersebut membuat kualitas air semakin memburuk dan berdampak pada
kesehatan masyarakat, utamanya yang sering mengonsumsi air tanpa
direbus.
“Pola makan masyarakat juga kurang diperhatikan, sehingga
memicu masuknya bibit penyakit pada saat kondisi tubuh yang kurang
stabil,”paparnya.
Warga yang terserang diare dan tipus merata di
sejumlah Kecamatan. Tidak ada daerah tertentu yang paling unggul dalam
jumlah penderita tersebut.
“Penyebaran penyakit tipus dan diare ini terjadi di sejumlah kecamatan daratan dan kepulauan,”ungkapnya.
Ia menyarankan, selain memerhatikan pola makan, warga juga disarankan
agar tidak mengonsumsi air dalam kondisi mentah dan mengurangi konsumsi
air es.
“Di musim penghujan ini hindari mengonsumsi air mentah dan es,"pungkasnya. ( Nita, Esha )