Media Center, Jumat ( 15/02 ) Ratusan siswa Taman Kanak-kanak (TK), Kelompok Bermain (KB) dan Tempat Penitipan Anak (TPA) lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif (HI) El-Fath membagikan bunga kepada para pengendara motor dan mobil di seputar Kota Sumenep, Jumat (15/02/2019).
Kegiatan yang diikuti sekitar 130 anak ini merupakan salah satu program kemitraan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumenep, berkaitan dengan penanggulangan bahaya narkoba sejak dini.
Direktur PAUD Holistik Integratif (HI) El-Fath Sumenep, Nurul Hayati mengungkapkan, kegiatan tersebut juga dalam upaya visi El-Fath sebagai Sekolah Holistik. Dimana Sekolah Holistik adalah sekolah yang memiliki orientasi pada tiga dasar kebutuhan anak, diantaranya stimulasi pendidikan, kesehatan gizi dan perlindungan anak dari hal-hal yang membahayakan, baik fisik maupun psikis.
“Kami berharap, agar masyarakat memiliki kewaspadaan sejak dini terhadap hal-hal yang membahayakan masa depan putera-puterinya,” ungkapnya.
Dijelaskan, ada empat program berkaitan dengan kegiatan anti narkoba, yakni melalui integrasi pembelajaran di kelas, parenting education untuk orang tua, aksi simpati anti narkoba dan seminar untuk umum dengan tema "Upaya Penanggulangan Bahaya Narkoba Sejak Dini Melalui Probiotik Siklus" pada hari Sabtu, 23 Februari 2019 mendatang.
Sementara Kepala BNN Kabupaten Sumenep, Bambang Sutrisno mengungkapkan, BNN Kabupaten Sumenep melaksanakan kerja sama dengan PAUD El-Fath untuk mengenalkan dampak negatif penyalahgunaan narkoba sejak dini, yakni dengan melakukan penyuluhan dan pembelajaran dampak penyalahgunaan narkoba yang perlu diberikan kepada semua kalangan, termasuk anak-anak di lembaga PAUD.
“Dengan membawa tulisan kampanye no narkoba, prestasi yes, para siswa juga diberikan arahan, agar tidak pernah sekali-sekali mencoba mengonsumsi narkoba yang dapat merusak generasi bangsa,” ungkapnya.
Disamping itu tegas Bambang, BNNK juga mengajak siswa didik ikut menyebarkan selebaran anti narkoba kepada pengguna jalan yang melintas di sekitar lembaga sekolah, termasuk kepada orang tua siswa yang diharapkan melalui kegiatan penyuluhan dan pengenalan bahaya narkoba sejak dini, mampu mengurangi angka penyalahgunaan serta tidak ada lagi generasi bangsa yang menggunakan narkoba di masa mendatang. ( Ren, Esha )