News Room, Kamis ( 18/07 ) Dihari terakhir pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2013, Rabu (17/07) sore, ratusan polisi Sumenep turun ke jalan melakukan aksi simpatik dengan bagi-bagi nasi kotak kepada para pengendara kendaraan bermotor. Sekitar 100 polisi diterjunkan di Jalan raya Patean Sumenep. Sambil tersenyum ramah, polisi berslempang pita biru bertuliskan Operasi Patuh Semeru, menghentikan kendaraan yang lewat dan memeriksa kelengkapan surat-suratnya. Kapolres Sumenep, AKBP Marjoko menjelaskan, aksi simpatik di hari terakhir pelaksanaan operasi Patuh Semeru ini, sebagai bentuk apresiasi terhadap warga Sumenep. “Kami ingin berbagi dengan para pengendara ranmor, makanya khusus operasi kali ini, kami memang tidak melakukan upaya represif berupa tindakan pada para pelanggar. Mereka hanya kami berikan teguran-teguran sopan,”katanya. Menurutnya, target Operasi Patuh, yakni meminimkan angka kecelakaan lalu lintas, dan meningkatkan tertib berlalu lintas masyarakat. “Nah, selama 14 hari operasi ini digelar, tidak ada kejadian kecelakaan yang menonjol. Sebagai bentuk apresiasi pada masyarakat, kami memberikan bingkisan sekedar untuk berbuka puasa,”terangnya. Kapolres menambahkan, untuk pengendara yang diberi tindakan langsung (tilang) selama operasi patuh semeru itu, berjumlah 194 orang. “Pelanggaran terbesar adalah rata-rata lupa membawa SIM dan STNK,”ujarnya. Ia mengatakan, setelah operasi Patuh Semeru digelar, akan dilanjutkan dengan Operasi ketupat semeru 2013, menjelang Lebaran nanti. “Kami tengah menyiapkan pelaksanaan operasi Ketupat, dengan mendirikan pos-pos pelayanan bagi para pemudik,”ungkapnya. ( Nita, Esha )