Media Center, Rabu ( 06/09 ) Bina
Mental dan Karakter Pelajar bebas Narkoba bersama Kapolsek Giligenting
dan BNNK Sumenep yang digelar oleh Yayasan Al-Hasan berlangsung
di Balai Desa Gedugan, Rabu (06/09).
Kepala Sekolah MTs Al-Hasan, Hanafi, S.Pd.I mengatakan, Bina Mental dan Karakter Siswa
atau Pelajar bebas Narkoba dilaksanakan agar anak didiknya bisa memahani
secara luas tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba dan terbebas dari
hal-hal yang dilarang baik agama maupun Undang-Undang serta pembinaan
mental dan karakter di kalangan pelajar sejak dini.
Untuk itu
pengetahuan tentang bahaya Narkoba sejak dini sangat diperlukan untuk
mengantisipasi dan mencegah agar anak didiknya tidak terjerumus
menggunakan barang haram tersebut. Dalam upaya memberikan pemahaman
atas hal tersebut pihaknya menggandeng dan bersinergi dengan Kapolsek
setempat dan BNNK Sumenep.
Sementara itu dari unsur BNNK Sumenep,
Moh. Lutfi selaku Narasumber dalam paparannya menjelaskan, tiga pilar
BNNK Sumenep, yang mencakup tentang Pencegahan dan pemberdayaan
masyarakat, Rehabilitasi Korban dan Penyalahgunaan Narkoba serta
Pemberantasan Narkoba. Sedangkan tugas pokok BNNK Sumenep yakni mencegah
dan memberantas peredaran gelap Narkoba, berkoordinasi dengan
masyarakat, meningkatkan kemampuan lembaga rehabilitasi medis dan sosial
pecandu Narkoba serta memberdayakan masyarakat dalam pencegahan
narkoba.
Lutfi menambahkan, pentingnya tahu tentang bahaya narkoba
sejak dini karena sasaran penyalahgunaan narkoba yakni usia 10 sampai 59
tahun, serta faktor pendorong sosial, individu, lingkungan dan faktor
ketersediaan narkoba.
Dampak dari penyalahgunaan narkoba bisa
mengarah kepada tindakan kriminal, putus sekolah, tidak punya rasa
patriotisme dan cinta terhadap bangsa dan negara. Upaya yang dapat
dilakukan dalam hal ini pihaknya akan mengambil tindakan penangkalan,
pencegahan, dan penegakan hukum bagi pengguna narkoba.
Kanit Binmasy
Polsek Giligenting, Bukarna mengatakan, penyalahgunaan narkoba akan
berdampak pada diri sendiri dan merugikan pengguna secara fisik maupun
psikis, ketergantungan, dan pelanggaran hukum. Pihaknya juga akan
melakukan upaya-upaya penanggulangan, penangkalan, pencegahan, penegakan
hukum dan rehabilitasi.
Diharapkan dari kegiatan Bina Mental dan
Karakter Pelajar Bebas dari Narkoba, Polri berkomitmen untuk memberantas
penyalahgunaan narkoba tidak hanya diucapkan dengan kata-kata melainkan
diwujudkan dalam suatu tindakan yang nyata, sasaran atau target narkoba
di lingkungan pendidikan, lingkungan kerja dan lingkungan pemukiman.
Kegiatan tersebut diikuti ratusan pelajar MTs Al-Hasan dan MA An-Nur Sumber Gedugan, Giligenting Sumenep. ( Rahman, Fer )