Sumenep Kominfo News Room : Sebagian Desa yang termasuk program Desa Siaga, mulai tahun ini melakukan kegiatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, bahkan pelaksanan Desa Siaga tahun ini mencapai ratusan Desa se Kabupaten Sumenep. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. E. Shinta Oetomo menuturkan, dari sejumlah 332 Desa, sebanyak 215 Desa wajib hukumnya untuk memulai aktivitas program Desa Siaga, sebab Bidan Desa dan kadernya telah menyelesaikan pelatihan program Desa Siaga, sedangkan sisanya sebanyak 117 Desa, Bidan dan kadernya masih akan mengikuti pelatihan. Untuk menyukseskan program peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat tersebut, jelas dr. Shinta, Pemerintah Propinsi Jawa Timur mengucurkan dana bantuan operasional, akan tetapi pihaknya tidak mengetahui secara pasti nominalnya, namun yang jelas bantuan Propinsi tersebut setiap kali kegiatan Posyandu nominalnya sebesar Rp. 50.000,00. Menyingung tentang bantuan dari Pemerintah Daerah, dr. Shinta Oetomo mengatakan, pihaknya memang merencanakan dalam PAK tahun ini akan mengalokasikan dana pendamping, namun untuk total dana pendamping tersebut, pihaknya tidak bisa memutuskan sebelum mengetahui alokasi dana operasinal dari Propinsi Jawa Timur. Dengan adanya bantuan operasional dari pemerintah Propinsi Jawa Timur dan pemerintah daerah, pihaknya mengharapkan masing-masing pelaksana di tingkat Desa benar-benar menjalankan program Desa Siaga secara maksimal. ( Yasik,Ong,Esha )