News Room, Jum’at ( 18/12 ) Dalam rangka menyambut Tahun Baru 1431 Hijriyah, tadi malam digelar berbagai kegiatan keagamaan yang cukup sakral, seperti Istigotsah, Dzikir bersama dan berbagai kegiatan yang mengandung nilai-nilai religi Islam. Beberapa Oraganisasi Islam di Kabupaten Sumenep sendiri juga banyak melaksanakan berbagai kegiatan yang sama, untuk menyemarakkan Tahun Baru Islam, agar tidak kalah dengan kebanyakan orang yang menyambut Tahun Baru Masehi dengan penuh suka cita dan berlebihan. Namun, kali ini ada yang berbeda dalam kegiatan menyambut Tahun Baru Hijriyah, tadi malam, Kamis (17/12) bertempat di depan Mesjid Agung Sumenep juga berkumpul ribuan jemaah dari Ikatan Keluarga Besar Al-Bajigur (IKBAR) disamping bergabung bersama jama'ah lainnya yang datang dari berbagai penjuru Desa dan Kecamatan di Kabupaten Sumenep. IKBAR juga sengaja melaksanakan pemberian santunan kepada sekitar 220 anak yatim piatu dan kaum duafa yang ada di Sumenep. Menurut Pengasuh Ponpes Al-Bajigur yang sekaligus pembina IKBAR, K. Abdurrahman mengaku, disamping melaksanakan Istigotsah dan Dzikir bersama ribuan jemaah IKBAR yang tersebar di Kabupaten Sumenep, pihaknya juga ingin menjadikan momentum Tahun Baru Islam ini sebagai tahun kebahagiaan bagi anak yatim dan kaum duafa. Setidaknya, mereka dapat bersyukur menerima rejeki pada saat akan menghadapi awal bulan Hijriyah. "Ini juga kami lakukan bukan hanya sebagai simbol seremonial menyambut datangnya 1 Suro 1431 Hijriyah, namun juga untuk mengetuk hati warga masyarakat yang memiliki kemampuan dan rizki yang berlebih dari Allah SAW, untuk menyisihkan bagi anak-anak yatim yang miskin dan kaum duafa yang setiap hari hidup dengan kesusahan,"ujar K. Abdurrahman. Lebih lanjut, menurut Kiai yang memiliki penampilan sederhana ini, pihaknya berharap kepada IKBAR, yang memang memiliki jemaah hampir 5.000 orang ini, selalu melaksanakan kegiatan sosial tidak hanya pada saat hari-hari besar Islam saja. Namun diharapkan setiap 3 bulan sekali melaksanakan kegiatan sosial, utamanya yang menyentuh langsung kepada anak yatim dan kaum duafa. Sebab, Al-Qur'an sendiri selalu menyebutkan dua hal tersebut, agar menjadi perhatian ummat yang mengaku dirinya beriman kepada Allah SWT. Yakni, dengan mengumpulkan dari anggota IKBAR melalui kegiatan sukarela yang nantinya memang dipergunakan untuk melaksanakan amanah tersebut. ( Ren, Esha )