Sumenep-Kominfo News Room : Wawasan kebangsaan, utamanya rasa persatuan dan kesatuan di era reformasi mulai terkikis, akibatnya beberapa daerah muncul konflik antar kelompok-kelompok masyarakat. Wakil Bupati, Drs. H. Moch. Dahlan, MM dalam acara pembukaan perkuatan wawasan kebangsaan di Hotel Utami Sumekar, Senin pagi (23/07) menuturkan, munculnya persoalan konflik antar kelompok masyarakat yang terjadi di beberapa daerah, merupakan salah satu bukti wawasan kebangsaan yang berkaitan dengan rasa persatuan dan kesatuan bangsa terkikis. Padahal konflik antar kelompok masyarakat yang menjurus pada tindakan SARA, merupakan upaya pihak ketiga, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar dengan tujuan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Wakil Bupati berharap, dengan kegiatan perkuatan wawasan nusantara yang melibatkan elemen masyarakat dan pelajar bisa membangkitkan kembali rasa persatuan dan kesatuan, bahkan ikut memberikan pengertian dan pemahaman kepada lingkunganya. Dengan rasa persatuan dan kesatuan masyarakat tidak mudah termakan provokasi pihak tertentu yang ingin mengadu domba masyarakat. Sementara itu kegiatan perkuatan wawasan nusantara melibatkan tokoh masyarakat, organissai masyrakat dan kalangan pelajar, sedangkan pelaksananan kegiatan tersebut berlangsung sejak tanggal 23 hingga 24 Juli 2007. ( Yasik,Ong,Esha )