News Room, Jum’at ( 12/07 ) Selama bulan suci Ramadhan 1434 H, Masjid Agung Sumenep menyediakan 300 takjil gratis bagi para jamaah, yang berbuka puasa di masjid setempat. Ketua Takmir Masjid Agung Sumenep, Husin Satriawan, mengatakan, setiap hari utamanya menjelang buka puasa, memang banyak masyarakat yang singgah ke Masjid Agung, lalu sholat Maghrib. “Makanya, ratusan takjil gratis sengaja kami sediakan bagi warga yang ingin berbuka puasa di Masjid Agung. Kami sangat terbuka,” katanya. Selain itu, lanjut Husin, untuk menambah keindahan Masjid Agung ini, pihaknya melakukan penyegaran diantaranya mengecat ulang warna yang mulai kusam dan memperbaiki bangunan yang rusak dimakan usia. Namun tetap menjaga keaslian bangunan. “Masjid Agung ini dibangun pada tahun 1763 Masehi, jadi sudah berusia sekitar 200 tahun. Wajar kalau ada bangunan yang mulai rusak. Meski disegarkan tapi kami tetap menjaga keaslian bangunan. Kami bersikukuh tidak akan merubah bentuk Masjid. Sebab, bentuk Masjid Agung ini kan sejarah. Tidak boleh diubah-ubah. Harus dipertahankan bentuk aslinya. Bangunan Masjid ini gabungan nuansa Persia dan Kudus,” ungkapnya. ( Nita, Fery )