News Room, Sabtu ( 12/01 ) Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Sumenep, diminta untuk tetap solid dalam melaksanakan roda organisasi. Karena, kedepan para anggota PWI di Sumenep, dituntut bisa memerangi dan memberantas oknum wartawan yang tidak jelas medianya. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sumenep, Imam Trisnohadi, SH, M.Si ketika memberikan sambutan sekaligus membuka acara Konferensi PWI Perwakilan Sumenep, periode 2013-2016, pada Sabtu (12/01) pagi di aula Dinas Kominfo setempat. Imam menjelaskan, saat ini banyak kalangan masyarakat yang mengaku sebagai wartawan, sehingga satuan kerja Pemerintah Kabupaten Sumenep, hingga perangkat daerah dibuat bingung untuk membedakan antara yang benar-benar wartawan dan tidak. “Ini adalah tugas PWI Perwakilan Sumenep. Dan, kami juga berharap kepada seluruh jurnalis diwilayah setempat, supaya dalam penulisan pemberitaan itu berimbang. Artinya, tidak hanya dari segi negatifnya saja yang ditulis, tapi sisi positifnya juga harus bisa diangkat, demi kelancaran pembangunan di Sumenep sendiri,”terangnya. Sementara, Ketua PWI Cabang Jawa Timur, Ahmad Munir, meminta para jurnalis yang tergabung dalam PWI Perwakilan Sumenep, harus menjaga sikap profesionalisme, tanpa mengenyampingkan dampak realitasnya. “Silahkan sebagai jurnalis kawan-kawan menulis pemberitaan secara jujur dan berimbang. Dan, boleh saja menulis berita yang bagus dan tidak menerima imbalan, seperti halnya iklan. Tapi, harus siap dan berani menjalani dampaknya,”ungkapnya. Namun, kata Munir, yang menjadi catatan khusus bagi kepengurusan yang baru nanti, agar supaya tetap menjaga keakraban antar anggota. “Kalau didalam organisasi terjalin saling menghargai dan menghormati, secara otomatis akan gampang memerangi wartawan tanpa media yang jelas,”pungkasnya. ( Nita, Esha )