News Room, Selasa ( 08/03 ) PWI Kabupaten Sumenep menggelar Sosialisasi Cegah dan Tangkal Radikalisme bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Selasa (08/03).
Ketua PWI Kabupaten Sumenep, Moh. Rifai, menjelaskan, mencegah radikalisme di Indonesia membutuhkan sinergi antar elemen, termasuk para jurnalis yang setiap hari bergelut dengan kegiatan jurnalistik.
"Acara ini sengaja kami gelar untuk membedah bahaya terorisme dan radikalisme. Apalagi untuk Kabupaten Sumenep yang memiliki kondisi geografis berbeda, yakni terdiri dari ratusan pulau,"kata Rifai, Selasa (08/03).
Acara yang merupakan rangkaian peringatan Hari Pers Nasional 2016 tersebut, menghadirkan dua nara sumber, yakni Direktur Perlindungan BNPT RI, Brigjen Polisi, Herwan Chaidir, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Timur, Ahmad Munir.
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Jawa Timur, Ahmad Munir, mengungkapkan, penangkalan radikalisme tidak cukup dilakukan oleh Polri dan TNI, butuh bantuan elemen masyarakat, termasuk PWI.
“Kita harus bersatu-padu mencegah radikalisme berkembang di Indonesia,” ungkapnya.
Sosialisasi Cegah dan Tangkal Radikalisme tersebut diikuti jajaran Kapolsek, Kanit, Kasat, Guru, Tokoh masyarakat, Pemuda, Mahasiswa, serta sejumlah elemen lain. ( Nita, Esha )