News Room, Jumat ( 06/12 ) Program pemerintah untuk menyehatkan anak bangsa terus digalakkan dengan melakukan Sub PIN dengan cara injeksi atau suntikan terhadap anak. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi terkena penyakit difteri dan tetanus pada balita dan anak-anak mulai tingkat TK, SD, hingga SMP, baik di daratan dan kepulauan termasuk juga di Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep. Hal ini diungkapkan Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Giligenting dr. Yatimul Kais Diyanto, Kamis siang (05/12), program Sub PIN dengan cara memberikan injeksi terhadap balita dan anak-anak itu memang terus kami lakukan. Karena, menurut pemerintah pusat, di daerah Madura itu rawan terhadap penyakit difteri dan tetanus tersebut. Untuk mengantisipasi dan mencegah hal tersebut, kami bersama teman-teman petugas medis dan para kader di lapangan melakukan tugas secara rutin, agar semua balita dan anak-anak yang ada di lembaga pendidikan sekolah itu bisa ter-cover semua, agar mendapat pelayanan kesehatan. Dijelaskan pula, dalam memberikan pelayanan terhadap balita dan anak-anak di semua lembaga pendidikan sekolah yang ada di Kecamatan Giligenting hampir tidak ada kendala, hanya anak-anak kadangkala takut untuk disuntik. Namun, dengan memberikan pengarahan, akhirnya mereka mau disuntik. ( Rahman, Esha )