News Room, Rabu ( 28/11 ) Dalam rangka meningkatkan kepedulian pentingnya penanaman dan budaya pemeliharan pohon dalam mengurangi pemanasan global, Pemerintah Daerah menggelar Puncak Penghijuan dan Aksi Penanaman Serentak di Indonesia serta Gerakan Perempuan Tanam dan Pemeliharaan Pohon 2007 di Desa Ellak Daya Kecamatan Lenteng, Rabu pagi (29/11). Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM menyatakan, untuk menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab semua elemen, baik pemerintah dan masyarakat, karena itu tokoh masyarakat, tokoh agama dan ulama senantsiasa menggelorakan dan mengerakkan kesadaran masyrakat untuk menamam agar Kabupaten Sumenep tidak ada lahan yang gundul. Bupati mengatakan, semua pihak bisa mencegah dan menghalangi oknum masyarakat yang melakukan pengrusakan alam dan lingkungan, mengingat tindakan merusak lingkungan bukan kepentingan pribadi semata, melainkan menyangkut kepentingan masyarakat umum. Jika ada oknum masyarakat merusak lingkungan dampaknya kepada generasi muda yang akan menanggung resiko bencana alam dimasa mendatang. Bupati menuturkan, kegiatan penghijuan dan aksi penanaman serentak Indonesia serta Gerakan Perempuan Tanam dan Pemeliharaan Pohon, berkiatan dengan pengendalian pemanasan global, sehingga alam dan lingkungan perlu dengan pepohonan demi mencegah ancaman kehidupan pemanasan global. Sementara itu, dalam kegiatan ini pemerintah daerah akan melakukan penanaman tanaman produktif dan kayu sebanyak 1.957.870 batang pohon dengan 18 jenis tanaman. Sedangkan pelaksanaan Aksi Penanaman ini secara serentak akan berlangsung pada bulan Desember di masing-masing Kecamatan dan Desa. ( Yasik, Esha )