Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 26-04-2016
  • 440 Kali

Puluhan Ton Raskin Jatah 332 Desa Di Sumenep Belum Disalurkan

News Room, Rabu ( 27/04 ) Puluhan ton beras untuk masyarakat miskin (Raskin) pada tahun 2015 hingga saat ini masih belum tersalurkan ke penerima manfaat. Jatah bantuan beras untuk keluarga sejahtera (Rastra) sebanyak 23 ton, atau setara dengan Rp. 3,8 miliar, untuk 332 Desa, yang tersebar di 27 Kecamatan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Puluhan raskin tersebut hingga saat ini masih tersimpan di Gudang Bulog Sumenep.

“Kami selaku pemerintah daerah tidak berani menyalurkan bantuan itu, karena belum ada payung hukum yang mengatur Petunjuk Teknis (Juknis) penyaluran beras ke 13 dan ke 14,” kata Asisten II Setkab Sumenep.

Menurutnya, beberapa waktu lalu pihaknya telah melakukan konsultasi, bahkan telah berkirim surat secara resmi kepada pemerintah pusat untuk meminta kejelasan soal belum terealisasinya rastra tahun 2015. Namun pemerintah pusat belum memberikan jawaban terkait masalah itu.

Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dan gelar pendapat di Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan perwakilan Kementerian Sosial untuk segera menyalurkan bantuan raskin tersebut, meskipun waktunya sudah lewat. Namun hingga saat ini, juga belum ada jawaban.

“Mohon bersabar dulu. Karena sebelum kami mendapat jawaban tertulis dari pusat maupun dari provinsi, kami tidak berani mendistribusikan beras itu,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir, menghimbau agar pemerintah daerah terus mencari solusi agar beras bersubsidi itu segera direalisasikan. "Raskin itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat dibawah. Kami harap segera ada solusi,” ungkapnya. ( Nita, Fer )