Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-05-2014
  • 503 Kali

Puluhan RTLH Pulau Kangean Tak Tersentuh Program Pemerintah

News Room, Jumat ( 16/05 ) Puluhan rumah gedek reyot yang berdiri di sepanjang jalan Kecamatan Arjasa hingga Kecamatan Kangayan (Pulau Kangean), belum tersentuh program bantuan pengentasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari pemerintah. Masyarakat setempay masih menghuni rumah gedek berukuran 3 x 4 meter yang kondisinya sangat memprihatinkan. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumenep, Ir. H. Heri Koentjoro Pribadi, mengaku, tidak pernah mendapat laporan jika di Pulau Kangean masih banyak rumah reyot yang belum tercover dalam RTLH, sehingga program pemerintah tidak sampai kepulau tersebut. "Kami sudah memerintahkan aparat Desa maupun Kecamatan untuk mendata rumah-rumah yang tidak layak huni. Kami tidak akan membiarkan rumah warga seperti itu,"kata H. Heri Koentjoro, Jumat (16/05). H. Heri membantah jika Dinsos terkesan membiarkan RTLH itu. Menurutnya, tidak sampainya program pemerintah pada warga atau pemilik RTLH di pulau Kangean, disebabkan tidak adanya laporan dari aparat Desa hingga Kecamatan, sehingga program pemerintah mengalir ke daerah lain. "Tidak ada maksud kami membiarkan RTLH disana, tapi kami memang betul-betul tidak mendapatkan laporan dari pemerintahan disana,"ungkapnya. Ia menambahkan, untuk mendapatkan bantuan program pemerintah melalui RTLH tersebut, datanya harus masuk terlebih dahulu, setelah itu harus melalui proses verifikasi, hingga proses lainnya sebagai persyaratan untuk mendapatkan bantuan tersebut. "Sekarang kan program bantuan dari pemerintah sudah menggunakan sistem by name by adress, ya harus didata dulu, kemudian diverifikasi oleh petugas kami dilapangan,"terangnya. Bantuan RTLH tahun 2014 untuk daerah kepulauan, tercatat sekitar 36 rumah. Rumah tidak layak huni tersebut, berada di Kecamatan Gayam sebanyak 13 rumah, sedang di Kecamatan Sapeken sebanyak 23 rumah. Sedangkan dana yang dipersiapkan pemerintah, masing-masing rumah akan mendapatkan bantuan sebesar Rp. 10 juta. ( Nita, Esha )