Sumenep-Kominfo News Room : Puluhan ribu hektar hutan di Kabupaten Sumenep rusak berat dan masuk dalam kategori lahan kritis yang memerlukan penangan khusus. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Moh. Da’il, M.Si mengatakan, untuk mengatasi meluasnya kerusakan hutan tersebut, pihaknya akan melakukan penanaman yang diberi nama program Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GNRHL). Lahan kritis yang cukup tinggi untuk wilayah daratan, diantaranya di Kecamatan Ambunten, Kecamatan Batuputih dan Guluk-guluk, sedangkan untuk wilayah kepulauan yang terdeteksi masih kepulauan Kangean. Rangkaian GNRHL didalamnya juga memberikan pelatihan kepada kelompok-kelompok tani di beberapa Kecamatan. Kelompok-kelompok tersebut akan melakukan penanaman sekaligus perawatan terhadap lahan yang telah ditanami. H. Moh. Da’il menerangkan, Dishutbun memberikan pelatihan kepada sekitar 15 Kelompok Tani dari berbagai kecamatan dengan anggota sebanyak 90 orang lebih dan kelompok-kelompok itu akan mendapat pelatihan tentang penanaman pohon mangrov, pengrayaan hutan dan pembuatan hutan rakyat. ( Yasik, Esha )