Media Center, Minggu ( 01/03 ) Puluhan ibu-ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan muslimat dari berbagai Dusun di Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan, menghadiri pertemuan rutin mingguan di rumah Isteri Kepala Desa (Kades) setempat, Busiyah Romli.
"Keberadaan perempuan adalah kekuatan yang samar. Tampak lemah di permukaan tapi sesungguhnya diam-diam perempuan memiliki kekuatan yang luar biasa. Sebaliknya lelaki yang hebat selalu ada perempuan yang kuat," ungkap Isteri Kades Aeng Panas ini, Minggu (01/03/2020).
Pihaknya merasa senang dengan antusiasme yang ditunjukkan oleh anggota PKK, Kader, muslimat dan sejumlah anggota kelembagaan masyarakat dari anggota perempuan yang menyatu menjadi satu kesatuan.
"Mereka terdorong sendiri berkumpul bersama, untuk beristighosah dan membicarakan program kesejahteraan keluarga," ujarnya.
Ia mengatakan, keluarga itu unit terkecil yang menjadi modal kekuatan negara. Dari keluarga yang berdaya, lahirlah desa yang berdaya. Dari desa yang berdaya lahirlah kecamatan, kabupaten dan negara yang kuat dan bermartabat.
"Tidak ada perkumpulan yang kuat kecuali karena ada pengurus yang rajin. Pengurus yang rajin juga tidak ada artinya kecuali punya anggota yang taat pada aturan organisasi," kata Ketua PKK Desa Aeng Panas ini.
Pertemuan rutin PKK Desa Aeng Panas diikuti oleh ibu-ibu dari berbagai Dusun, di antaranya Dusun Cecek, Pesisir, Nong Malang, dan Dusun Galis. ( KIM-KMAP, Ismi/Fer)