News Room, Selasa, ( 11/ 08 ) Untuk pertama kalinya Dinas PU Pengairan Kabupaten Sumenep menggelar Tranning Of Asset Manajement Under The Wismp Technical Assistance For Irigation Management Reform Implentation (IMRI). Kegiatan yang digelar di ruang rapat kantor Dinas PU Pengairan, sejak 10 hingga 11 Agustus 2009 itu melibatkan 15 orang anggota gabungan HIPPA daerah irigasi Desa Parsanga Kecamatan Kota Sumenep. Kabid Bina Manfaat Dinas PU Pengairan Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, SE, M.Si mengatakan, kegiatan itu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan anggota HIPPA tentang pengeloaan aset irigasi yang ada di jaringan utama, baik jaringan primer maupun jaringan sekunder. Bahkan, juga sebagai upaya meningkatkan rasa kepedulian petani untuk menciptakan rasa memiliki terhadap aset di jaringan utama, dan ikut mendata semua aset jaringan di wilayahnya. Sehingga dengan pendataan itu, bisa dijadikan acuan penyusuna program di tahun-tahun berikutnya. â€ÂPetani, sesuai dengan Permen PU nomor 30 tahun 2007, tentang Pengembangan Dan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif, diharapkan ada interaksi dua arah antara pemerintah dan petani penerima manfaat, demi keberlangsungan irigasi agar bisa lebih efektif,†papar Chainur. Chainur Rasyid menyatakan, saat ini dalam pengelolaan aset jaringan utama, pihaknya menngacu pada jaringan teknologi informasi yang sangat memudahkan untuk menysusun program yang efisien dan efektif. Pihaknya merencanakan kegiatan ini bisa berkelanjutan di daerah-daerah irgiasi lainnya. Sebab, manfaatnya sangat besar terhadap perkembangan petani pemanfaat air. (Yasik, Adjie)