Sumenep-Kominfo News Room : Hingga saat ini kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) I milik Pemerintah Kabupaten Sumenep masih tetap dioperasionalkan, meskipun Minggu kemarin sempat kembali setelah melakukan pelayaran menuju pulau Masalembu, mengingat tingginya ombak yang mencapai 2 hingga 3 meter. Demikian diungkapkan Direktur PT. Sumekar Line Sumenep, Drs. H. Moh. Toha. H. Moh. Toha menuturkan, kapal DBS terpaksa harus kembali, karena pihaknya tidak mengambil resiko dengan tingginya ombak. Namun, untuk saat ini, jadwal pemberangkatan kapal DBS I menuju kepulauan tidak ada perubahan, karena berdasarkan hasil pantauan dari BMG Maritim Surabaya, bahwa kondisi cuaca di laut sudah kembali normal. Menurut H. Moh. Toha, dalam pemberangkatan pelayaran itu, pihaknya hanya berpatokan pada ketinggian ombak, artinya jika ombak masih dibawah 2 meter, maka pihaknya masih berani memberangkatkan kapal ke kepulauan, namun jika ombak sudah diatas 2 meter, pihaknya menyatakan tidak mengoperasionalkan kapal. H. Moh. Toha menandaskan, untuk saat ini ombak memang mencapai 2,5 meter, namun karena didukung cuaca yang cerah, maka pihaknya berani memberangkatkan kapal ke kepulauan. Ia menambahkan, jika ombak diatas 2 meter tapi dibarengi dengan cuaca mendung, maka pihaknya tidak berani memberangkatkan kapal, karena cuaca mendung itu sangat berpotensi tingginya ombak di lautan. Sementara itu, hal senada juga dilontarkan Kepala Cabang Dharma Lautan Utama (DLU) Kalianget, Wiweko Agung. Menurutnya, untuk 3 hari kebelakang, memang cuaca sangat buruk dengan ketinggian ombak mencapai 1 sampai 1,5 meter. Namun, cuaca semacam itu ternyata tidak menjadi bumerang bagi kapal DLU untuk tetap berlayar, mengingat armadanya sudah menyiapkan peralatan yang cukup memadai. Wiweko menjelaskan, untuk pelayaran Kalianget-Jangkar, ketinggian ombak mencapai 1 hingga 1,5 meter tidak sama dengan ketinggian ombak di lautan menuju Masalembu, jika ombak Kalianget- Jangkar mencapai 1 hingga 1,5 meter, maka untuk pelayaran ke pulau Masalembu bisa-bisa mencapai 2 kali lipat, yakni mencapai 3 sampai 4 meter. ( Nita, Esha )