Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-11-2005
  • 1319 Kali

PT. POS AKAN TANGANI PENCAIRAN BLT TANPA KARTU

Sumenep-Infokom News Room : Pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah Pusat kepada orang-orang miskin, sebesar Rp.300.000,00, ternyata masih menyisakan masalah. Seperti halnya masih banyaknya masyarakat miskin yang belum kebagian Program Kompensasi Pengurangan Subsidi-Bahan Bakar Minyak (PKPS-BBM) tersebut. Sehingga Pemerintah Pusat memberikan kebijakan kepada masyarakat yang berhak menerima, untuk mendaftarkan diri. Namun demikian, saat ini justru muncul permasalahan baru, yakni mengenai hilangnya kartu BLT di tangan penerima, yang menyebabkan penerima BLT tidak bisa mengambil bantuan tersebut. Kepala PT. POS Cabang Sumenep, Iwan Andri Wijanarko, ketika ditemui News Room di ruang kerjanya, Kamis (17/11) mengatakan, apabila kartu BLT itu hilang, maka yang bersangkutan tidak akan mendapatkan bantuan tersebut. Karena hal itu sesuai dengan Juklak dari pusat. Dijelaskan berdasarkan juklak yang ada, PT. POS akan mencairkan BLT itu, kalau penerima bisa menunjukkan identitas, semacam kartu BLT. Karena, menurut Iwan, kartu BLT itu, sebagai bukti bahwa yang bersangkutan benar-benar memperoleh bantuan PKPS-BBM. Seharusnya penerima itu bersikap hati-hati terhadap kartu BLT tersebut, karena tanpa kartu BLT, yang bersangkutan terancam tidak akan memperoleh BLT tersebut. Iwan mengaku, pihaknya terpaksa bersikap keras untuk tidak mencairkan BLT tanpa kartu, karena hingga saat ini belum ada juklak, yang menyatakan pencairan bisa dilakukan tanpa kartu BLT. Namun dijelaskan, apabila terjadi insiden semacam itu, sebaiknya yang bersangkutan segera melaporkan kepada pihak yang berwajib, agar dapat di data ulang oleh Kecamatan, yang selanjutnya dilaporkan kepada BPS Kabupaten. ( Nita, Esha )