Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-01-2010
  • 581 Kali

PT. KEI Bantah Adanya Kebocoran Minyak Di Perairan Sasiel

News Room, Rabu ( 27/01 ) Munculnya tudingan adanya kebocoran minyak di Perairan Sepanjang dan Sasiel, Kecamatan Sapeken, yang menyebabkan ribuan tali budidaya rumput laut gagal panen, dibantah oleh manajemen perusahaan Kangean Energy Indonesia (KEI) Ltd. Senior Community Development (Comdev) Officer PT. KEI Ltd, Ono Sutarno mengatakan, untuk saat ini dipastikan tidak ada kebocoran pada pipa minyak. Namun, pada bulan September 2009 lalu, memang ada tumpahan minyak berat saat proses pemindahan dari perusahaan ke kapal penampungan di Perairan Sepanjang, Sapeken. “Tapi, setelah dicek saat itu juga, ternyata tumpahan minyak berat tersebut tidak sampai ke Perairan Sasiel, Kecamatan Sapeken. Jadi, tidak mungkin kerusakan rumput laut milik warga setempat diakibatkan limbah minyak berat,”terang Ono, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Rabu (27/01). Ia menjelaskan, terjadinya tumpahan minyak berat pada bulan September 2009 lalu, dikarenakan pemindahan minyak berat tersebut melalui pipa fleksibel yang mengapung dilaut. “Ketika itu, ada sambungan pipa fleksibel yang kendor dan menyebabkan sebagian minyak berat tumpah ke laut proses pemindahan minyak berat. Tumpahan itu berbentuk gumpalan,”katanya. Mengetahui adanya tumpahan minyak, kata Ono, pihaknya bersama warga setempat saat itu juga langsung membersihkan minyak berat yang tumpah. “Kami sempat mengecek hingga Patai Sasiel, karena kawasan tersebut ada budidaya tumput laut. Tapi, hasilnyanegatif atau tidak ada gumpalan minyak berat yang terbawa ombak hingga ke Perairan Sasiel,”ungkapnya menegaskan. Untuk itu, manajemen PT. KEI ini memastikan, gagal panen rumput laut milik warga Desa/Pulau Sasiel tersebut, bukan diakibatkan adanya limbah minyak. Karena, minyak berat yang tumpah pada September 2009 lalu, tidak sampai ke Perairan Sasiel. ( Nita, Esha )