News Room, Kamis ( 23/09 ) PT. Gudang Garam di Sumenep, memastikan akan menutup pembelian tembakau pada hari Jum’at (24/09) besok. Karena, kondisi cuaca yang terus menerus hujan tidak berpihak terhadap kelangsungan tembakau. Kuasa pembelian tembakau PT. Gudang Garam di Sumenep, Freddy Kustianto, menjelaskan, keputusan penutupan gudang itu, sesuai instruksi dari PT. Gudang Garam Kediri. “Sesuai petunjuk dari PT. Gudang Garam Kediri, bahwa curah hujan di Sumenep dan sekitarnya belum menunjukkan adanya pengurangan, justru makin bertambah. Untuk itu, kebijakan yang dikeluarkan bahwa kualitas tembakau hasil panen tahun 2010 tidak layak dipakai PT. Gudang Garam, dan pembelian harus berakhir tanggal 24 September 2010,”kata Freddy pada wartawan di kantornya, Kamis (23/09). Padahal, kata Freddy, jumlah pembelian tembakau hanya mencapai 500 ton. “Jumlah itu masih sangat jauh dari target yang ditentukan sebanyak 3.825 ton. Tapi, mau apalagi, kami tidak bisa memaksakan diri untuk tetap melakukan pembelian tembakau,”ujarnya. Freddy mengakui, jika pembelian tembakau hasil panen tahun 2010 ini merupakan tercepat dan sangat tidak memenuhi target dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Dalam jangka waktu kurang lebih 15 hari, sejak dibuka tanggal 7 hingga 24 September 2010, kami hanya membeli tembakau 500 ton. Yang dikarenakan, buruknya cuaca. Kami berharap tahun depan hasil panen tembakau akan lebih bagus,”ungkapnya. ( Nita,Esha )