News Room, Sabtu ( 14/09 ) Pabrik Rokok PT. Gudang Garam Kediri, Jawa Timur, melalui perwakilannya di Sumenep berencana mulai melakukan pembelian tembakau di wilayah setempat, pada tanggal 16 September 2013 besok. Wakil Kuasa Pembelian Tembakau PT. Gudang Garam Kediri di Desa Geddungan, Kecamatan Batuan, Freddy Kustianto menjelaskan, pembelian tembakau rajangan di Sumenep yang akan dimulai pada Senin (16/09) besok, sesuai instruksi dari manajemen PT. Gudang Garam Kediri. “Surat pemberitahuan tentang rencana buka gudang itu sudah kami layangkan kepada Bupati Sumenep dan sejumlah pihak terkait,”katanya. Untuk mengetahui patokan harga beli tembakau rajangan, lanjut Freddy, pihaknya melakukan sinkronisasi harga tembakau rajangan dengan membeli komoditas tersebut kepada sejumlah petani di Sumenep. “Harga beli tembakau rajangan selama beberapa hari masa sinkronisasi itu kami kirim ke manajemen PT. Gudang Garam Kediri untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan penetapan patokan harga beli pada tahun ini,”terangnya. Ia mengungkapkan, berdasarkan petunjuk yang diterimanya dari PT. Gudang Garam Kediri, patokan harga beli tembakau rajangan untuk tahun ini pada kisaran Rp. 20.000,00 hingga Rp. 36.000,00/kilogram. “Harga beli maksimal tembakau rajangan di Sumenep yang dipatok oleh PT. Gudang Garam Kediri pada tahun ini lebih tinggi dibanding 2012 lalu. Pada 2012 lalu, harga beli maksimal Rp. 35.000,00/kilogram,”ujarnya. Sedangkan kuota pembelian tembakau rajangan tahun ini ditarget 1.600 ton. Jumlah ini menuruan disbanding tahun 2012 lalu yang mampu membeli 2.363 ton dari target awal sebanyak 2.000 ton tembakau. “Penurunan pembelian tembakau oleh PT. Gudang Garam itu menyesuaikan dengan berkurangnya plotting areal tanam tembakau di Sumenep pada tahun 2013 yang hanya seluas 19.072 hektar. Luas tersebut turun 6,28 persen dibanding tahun 2012. Meski demikian, kami berharap mudah-mudahan tidak ada perubahan cuaca, sehingga tembakau di Sumenep bisa tuntas terjual kepada pabrikan, dan kita pun bisa membeli tembakau diatas target yang telah ditentukan,”ungkapnya. ( Nita, Esha )