News Room, Rabu ( 19/09 ) PT. Gudang Garam (GG) Tbk Kediri di Desa Geddungan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, hingga saat ini telah melakukan pembelian tembakau rajangan mencapai 1.686 ton. Jumlah ini, menandakan jika mendekati target tonase pembelian tembakau sebanyak 2.000 ton. Wakil Kuasa Pembelian Tembakau PT. Gudang Garam Tbk Kediri di Desa Geddungan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Freddy Kustianto menjelaskan, pembelian tembakau yang masuk di gudangnya sudah hampir sampai pada target pembelian tahun ini. Diperkirakan, dalam waktu 2 hari kedepan sudah memenuhi target. “Setiap hari kami melakukan pembelian tembakau rajangan Sumenep sekitar 120 ton. Jadi, dengan jumlah 1.686 ton, berarti selama 2 hari kedepan bisa mencapai 2.000 ton, atau sesuai target,”kata Freddy, Rabu (19/09). Meski pembelian tembakau hampir memenuhi target, kata Freddy, pihaknya belum menerima informasi adanya penutupan gudang dari pusat. “Sampai sekarang belum ada kabar adanya penutupan pembelian. Selama tidak ada kabar penutupan, ya kami tetap membeli, paling tidak hanya mencukupi tonase yang telah ditetapkan. Kami perkirakan, pembelian tembakau tahun ini diatas target yang sudah ditetapkan,”terangnya. Freddy mengungkapkan, secara umum, untuk harga tembakau yang masuk di gudangnya memang tidak ada perubahan, berkisar antara Rp. 21.000,00 hingga Rp. 35.000,00 per-kilogram. “Tapi, harga rata-rata mengalami penurunan, dari sebelumnya Rp. 28.000,00, sekarang Rp. 27.000,00 per-kilogram. Itu disebabkan mutu tembakau di Sumenep turun, karena banyak tembakau yang masuk ke gudang kami sudah dicampur “solang” (daun tembakau kedua setelah dipanen, red) sehingga merubah kwalitas tembakau,”ungkapnya. Walaupun pembelian tembakau sudah hampir mencapai target, namun pihaknya berharap bisa membeli semua tembakau petani di Sumenep hingga tuntas. ( Nita, Esha )