Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-11-2011
  • 751 Kali

PT. Garam (Persero) Kalianget Membeli Garam Dibawah Target

News Room, Sabtu ( 12/11 ) Musim panen garam tahun 2011, PT. Garam (Persero) masih belum mampu memenuhi target pembelian di wilayah Sumenep sebanyak 250.000 ton. Jumlah sementara pembelian garam yang dilakukan PT Garam, baru mencapai 180.000 ton. Kabiro Umum PT. Garam, H. Farid Zahid, SH, MH mengakui, jika penyerapan garam oleh PT Garam dibawah target. “Awalnya kami optimis bisa penuhi target, dengan proses pembelian sejak Agustus hingga akhir Nopember 2011 mendatang. Tapi, ternyata cuaca tidak mendukung, pada awal Nopember 2011, Sumenep sudah diguyur hujan terus menerus, sehingga garam gagal panen,”kata H. Farid, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Sabtu (12/11). Meski demikian, kata H. Farid, PT. Garam masih tetap melakukan pembelian sampai menuntaskan akhir Nopember 2011 nanti. “Kalau selama 10 hari kedepan Sumenep tidak hujan, garam bisa produksi lagi. Nah, kami akan tetap menyerap garam tersebut, dengan asumsi menambah jumlah pembelian mencapai 200.000 ton,”terangnya. H. Farid mengemukakan, penyebab penyerapan garam dibawah target memang dikarenakan cuaca, yakni turunnya hujan yang lebih awal dari perkiraan. “Cuaca merupakan faktor utama kami tidak bisa melakukan pembelian sesuai target. Tapi, kalau melihat lahan pegaraman di Sumenep, bisa dipastikan pembelian mencapai 250.000,”ungkapnya. Berdasarkan data di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumenep, luas lahan pegaraman rakyat mencapai 1.988,25 hektar, tersebar di 8 Kecamatan, yakni Kalianget, Saronggi, Pragaan, Giligenting, Talango, Gapura, Dungkek, dan Kecamatan Raas. Sedangkan, data dari Paguyuban Petani Garam Rakyat Sumenep (Perras), lahan garam rakyat di Sumenep yang tersebar di 10 Kecamatan diperkirakan seluas 2.100 hektare. Per-hektar mampu memproduksi garam antara 45 hingga 50 ton. ( Nita, Esha )