Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-07-2012
  • 553 Kali

PT. EML Persiapkan Lanjutkan Eksplorasi Migas Di Sumenep

News Room, Rabu ( 18/07 ) PT. Energy Mineral Langgeng (EML), mulai melakukan persiapan awal untuk melanjutkan kembali tahapan eksplorasi minyak dan gas (migas) di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, setelah sempat dinyatakan ditutup sementara akibat aksi penolakan warga setempat. Kepala Kantor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumenep, Drs. H. Suprayugi, M.Si menjelaskan, pertemuan yang digagas Kodim 0827 Sumenep dengan melibatkan ratusan warga Desa Tanjung, guna membahas eksplorasi migas oleh PT. EML itu, berdampak positif. “Sejak beberapa hari lalu, manajemen PT. EML mulai melakukan persiapan awal untuk melanjutkan eksplorasi migas, di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi,”kata H. Suprayugi, di Sumenep, Rabu (18/07). Menurut H. Suprayugi, sesuai hasil koordinasi dengan PT. EML yang melakukan eksplorasi migas di Desa Tanjung. Potensi migas di sumur ENC-1 layak ditingkatkan ke tahap eksploitasi. “Mudah-mudahan situasi yang kondusif ini tetap terjaga. Karena, pengeboran dalam rangka eksplorasi migas di sumur ENC-1 sudah mencapai kedalaman sekitar 2.000 meter. Nah, untuk mencapai titik yang diinginkan, sebenarnya kurang sedikit, yakni sekitar 300 meter lagi,”terangnya. Sementara itu, eksplorasi lanjutan yang dilakukan PT. EML, menimbulkan emosi bagi warga setempat. Rabu (18/07) pagi, ratusan warga Desa Tanjung, kembali mendatangi kantor bupati dan DPRD Sumenep, guna menolak adanya eksplorasi migas. Manajemen PT. EML mulai melakukan eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) secara resmi di Desa Tanjung sejak awal April 2012. Namun, sejak pertengahan Mei lalu, muncul gerakan penolakan eksplorasi migas yang dilakukan warga Desa Tanjung. Kemudian, pada Jumat (13/07) pekan lalu, Kodim 0827 Sumenep menggagas pertemuan yang melibatkan 400 lebih warga Desa Tanjung, guna membahas eksplorasi migas di wilayah tersebut. ( Nita, Esha )