Media Center, Selasa ( 31/01 ) Program Kotaku di Kabupaten Sumenep, berencana akan bekerjasama dengan Gerakan Pramuka untuk mewujudkan Kampung Kelir, seperti yang sukses dilaksanakan di Kota Malang oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2016 lalu.
Rencana kerjasama untuk menggarap Kampung Kelir di Kabupaten Sumenep ini diakui Asisten Koordinator bidang Community Development (Askot CD) Mandiri, Program Kotaku Kabupaten Sumenep, Munfar Aries Eka Sanjaya, S.T.P., kepada Media Center, Selasa (31/01/2017).
Menurutnya, kerjasama tersebut tentu perlu dukungan semua komponen, mulai dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Gerakan Pramuka Kwarcab Sumenep serta Tim dari Kotaku dan seluruh masyarakat.
“Dengan kerjasama dan kolaborasi semua pihak kampung Kelir seperti yang sudah dilakukan di Malang juga bisa diwujudkan di Sumenep.” ungkapnya.
Diakui, Program Kotaku, yang sebelumnya bernama Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP), memiliki program untuk menciptakan Kota yang bersih dan tidak kumuh. Sehingga, Kampung Kelir sangat identik dengan program Kotaku, yang memang arahnya untuk menciptakan Kota bersih.
Lebih lanjut menurut Aries, panggilan akrab pria berpostur tinggi ini, pelaksanaan Kampung Kelir di Kabupaten Sumenep yang diusulkan tiga lokasi, yakni di Desa Marengan Laok, Desa Pabian dan Desa Kebonagung.
“Program ini juga sangat mendukung program Pemerintah Kabupaten Sumenep, dan program Kotaku, dalam mengurangi lingkungan yang kumuh.” tandasnya. ( Ren, Fer )