Program e-KTP Di Sumenep Terancam Molor
Realisasi program KTP Elektronik (e-KTP) di Sumenep oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), yang ditarget awal Maret 2012 diperkirakan molor.
Karena hingga saat ini, sejumlah peralatan terkait dengan pelaksanaan program nasional seperti perekam biodata penduduk, sidik jari, termasuk iris mata belum datang.
Kepala Dispendukcapil Kabupaten Sumenep, Adnan, SH menjelaskan, berdasarkan Raker Nasional pekan lalu, pelaksaan e-KTP memang ditarget mulai awal Maret hingga 31 Oktober 2012 mendatang.
“Sehingga dari 900.000 lebih penduduk wajib KTP di Sumenep, pihak konsorsium selaku rekanan Kementerian Dalam Negeri minimal harus menuntaskan sebanyak 850.000 wajib KTP,”kata Adnan di Sumenep, Selasa (28/02).
Hanya saja, kata Adnan, selama peralatan tersebut belum ada, program e-KTP tersebut tidak bisa terlaksana.
“Saat ini, peralatan yang terpasang ditempat pelayanan, cuma sarana yang menghubungkan secara online dengan Kementrian Dalam Negeri. Untuk alat penunjang lainnya masih belum datang,”terangnya.
Namun menurut Adnan, hasil koordinasi terakhir dengan Pemerintah Pusat, diperkiarakan Maret 2012 nanti peralatan tersebut sudah tiba di Sumenep.
“Mudah-mudahan tidak ada perubahan lagi, agar program e-KTP di Sumenep bisa segera dilakukan,”ungkapnya.
Adnan mengaku, jika peralatan penunjang e-KTP sudah ada, pihaknya akan secepatnya menindak lanjuti dengan melaksanakan bimbingan tekhnik (bimtek) kepada para petugas.
“Kami akan bertindak cepat melakukan bimtek ke petugas kalau peralatan e-KTP sudah tiba semua,”pungkasnya. ( Nita, Esha )