News Room, Senin ( 26/10 ) Program disertifikasi tanaman pertanian yang dilaksanakan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep tahun 2009 lebih difokuskan pada kegiatan bantuan langsung masyarakat (BLM) berupa bantuan bibit bawang merah, obat-obatan dan pupuk untuk pertumbuhan tanaman. Hal itu untuk pembelajaran kepada para petani, agar bisa memilih tanaman alternatif yang dapat memberikan penghasilan lebih baik dari tanaman pilihan lainnya. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabuapten Sumenep, Ir. Hari Sudharmadji, MS melalui Kepala Bidang Produksi Pertanian, Ir. H. Satam, M.Si, ketika ditemui News Room, Senin (26/10) di kantornya. Menurutnya, disamping itu dari 8 kelompok tani yang mendapat bantuan bibit bawang merah, satu diantaranya mendapat bantuan bibit lombok besar. "Program desertifikasi tanaman yang merupakan tanaman bergerak dan bisa dilakukan sewaktu-waktu oleh petani sangat efektif untuk menjaga ketersediaan tanaman pilihan, seperti padi, jagung, sayur, kacang ijo, ubi kayu dan sebagainya,"ujarnya. Sedangkan tanaman bergerak, seperti cabe, bawang merah, tomat semangka dan sebagainya apabila kebetulan produksnya bagus dan harganya bagus akan meberikan penghasilan yang sangat tinggi bagi petani. Namun tekadang memang tergantung pada kondisi pasar. Meskipun produksinya bagus jika harganya rendah akan mengurangi penghasilan petani. Karena itu, melalui program desirtifikasi tanaman pertanian itu diharapkan petani dapat memilih tanaman alternatif yang memiliki prospek cerah dan memiliki produktifitas bagus, sehingga ketergantungan petani yang selama ini masih banyak menanam tembakau diareal sawah dapat terkurangi, dan kerugian petani tembakau yang sering setiap tahun akan terkurangi. Sementara itu sasaran program BLM kepada kelompok tani diantaranya di Kecamatan Gapura, Ambunten, Dasuk, Lenteng, Kota, Guluk-guluk Ganding dan Pasongsongan. Masing-masing kelompk mendapatkan total bantuan sekitar Rp 23.991.250 untuk penanaman bawang merah dan Rp. 29.370.000,00 untuk bantuan tanaman lombok besar. ( Ren, Esha )