News Room, Selasa ( 30/06 ) Pasca Pembangunan Jembatan Suramadu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep terus melakukan berbagai inovasi. Diantaranya, berencana akan menerbitkan buku profil Kabupaten Sumenep, untuk menjaring para investor agar menanamkan modalnya di Kabupaten Sumenep. Kepala Bidang Penanaman Modal Bappeda Kabupaten Sumenep, R. Abd Rahman Riadi, SE, MM usai rapat koordinasi persiapan penyusunan profil investasi mengatakan, nantinya akan kami sebar kepada para investor, baik secara langsung maupun saat pagelaran pameran potensi daerah di Senayan Jakarta. “Melalui profil tersebut, nantinya para calon investor memiliki gambaran yang jelas tentang Kabupaten Sumenep,â€Âtegasnya. Oleh karena itu, menurut Abd. Rahman, nantunya profil yang akan diterbitkan harus singkat, jelas dan lengkap, serta menarik, baik dari segi isi maupun tampilan. “Tidak lagi, harus menggunakan bahasa narasi, namum langsung pada subtansi yang akan disampaikan, sehingga mampu menjarin investor, baik lokal maupun asing,†tegasnya. Abd. Rahman juga mengatakan, dalam rapat koordinasi tersebut juga dibicarakan rencana pembuatan branded Kabupaten Sumenep, sehingga nantinya akan lebih dikenal oleh masyarakat luas. “Seperti Jepara yang dikenal sebagai Kota Ukiran, Pamekasan yang memiliki branded Kota Pendidikan, atau Jogyakarta yang telah terkenal dengan Kota Batik dan Kota Pelajar,’’pungkasnya. ( Gun, Esha )