Media Center, Rabu ( 21/11 ) Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) HUT ke-73 PGRI dan Hari Aksara Internasional (HAI) 2018 baru saja digelar di Kabupaten Sumenep dengan menghadirkan guru se-Jawa Timur. Selanjutnya, profesionalisme guru terus ditunggu actionnya di sekolah-sekolah sebagai garda terdepan pelaksanaan pendidikan.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Tingkat Atas (SMA) Kabupaten Sumenep, Drs. Mohammad Sadik, M.Si mengungkapkan, guru harus terus berjuang di barisan depan dalam meningkatkan sumber daya manusia bangsa ini. Karena itu guru dituntut untuk selalu mengakses info terkini khususnya seputar pendidikan.
“Setiap guru harus mampu meningkatkan profesionalismenya sebagai guru agar persoalan pendidikan bangsa ini bisa teratasi dan terus berkembang maju.” ungkap Sadik, Rabu (21/11).
Diakui Sadik, jika saat ini persoalan pendidikan itu sebagian besar berada di tatanan guru. Kalau guru mampu meningkatkan profesionalismenya sebagai seorang tenaga pendidik dan pengajar tentunya berbagai persoalan pendidikan bisa terselesaikan dengan sendirinya.
Dikatakan Kepala SMAN 1 Gapura ini, sejatinya perjuangan di bidang pendidikan harus dilaksanakan betul-betul secara ikhlas oleh guru tanpa pertimbangan apapun. Karena itu, hati para guru haruslah diketuk untuk selalu ikhlas berjuang mengajar di kelas untuk memperbaiki kemampuan peserta didiknya. Karena jika tidak ikhlas itulah persoalan yang sebenarnya.
"Seorang guru harus kembali kepada fitrahnya dengan berjuang, mengabdi, dengan keikhlasan yang penuh untuk memajukan perkembangan peradapan bangsa ini ke depan seperti apa," tandasnya. ( Ren, Fer )