Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 05-12-2016
  • 657 Kali

Produksi Garam Menurun, Petani Harapkan Pemerintah Beri Solusi

News Room, Selasa ( 06/12 ) Akibat musim kemarau basah mengakibatkan kualitas garam rakyat di Madura Khususnya di Kabupaten Sumenep menurun, bahkan produksi garam menjadi anjlok sehinga Madura belum bisa memenuhi kebutuhan garam Nasional.

Ketua Persatuan Petani Garam Rakyat Sumenep (Perras), Hasan Basri kepada wartawan, Selasa (06/12) mengungkapkan, saat ini banyak petani garam yang terpaksa melakukan panen garamnya lebih awal, sehingga mempengaruhi kualitas garam.

“Tentu selain karena kemarau basah dan belum waktunya sudah dipanen menyebabkan produksi garam rakyat di Madura terus menurun.” ungkapnya.

Menurut Hasan, fenomena tersebut tidak hanya menimpa petani garam di Kabupaten Sumenep, bahkan di Kabupaten Sampang misalnya, sebagai salah satu daerah penghasil garam Madura juga menghentikan produksi garamnya.

Diakui, jika pada musim kemarau para petani bisa menghasilkan ratusan ribu ton, namun kemarau basah mengakibatkan petani hanya bisa menghasilkan ratusan ton garam rakyat.

Karena itu Hasan berharap, dengan semakin sempitnya lapangan pekerjaan, pemerintah pusat maupun daerah bisa memperhatikan nasib petani garam utamanya dalam penyerapan serta memberikan pinjaman lunak untuk membantu perekonomian petani.

“Kami para petani berharap pemerintah mencarikan solusi atau lapangan kerja alternatif bagi para petani garam yang mengalami kesulitan ekonomi.” tandasnya. ( Ren, Fer )