News Room, Senin ( 03/10 ) Pengusaha krupuk rengginang di Desa Pragaan Laok Kecamatan Pragaan dalam beberapa bulan ini sangat banyak menghasilkan produknya. Hal tersebut sehubungan terik matahari sangat cocok untuk pengeringan krupuk rengginanng di musim kemarau, sehingga, hampir dipastikan semua pesanan bisa dipenuhi, meskipun terkadang harus ngantri karena kesulitan pekerja. Salah seorang pengusaha krupuk rengginang, Moh. Saleh mengaku hasil produksi rengginang dalam beberapa bulan seperti ini lebih ekstra dari bulan-bulan sebelumnya ketika musim penghujan. Sebab, disamping maraknya pesanan, terik matahari sangat sangat mendukung karena cocok untuk melakukan penjemuran bahan krupuk rengginang. “Syukurlah, dalam kondisi cuaca yang terik seperti ini kami bisa maksimal melayani permintaan, bahkan hampir kewalahan melayani permintaan pemesan utamanya yang dari luar kota,”ujarnya. Diakui, jika sebelumnya para pekerjanya sekitar 20 orang lebih bekerja secara bergilir, saat ini hampir setiap hari mereka bisa bekerja bahkan lembur untuk menghasilkan produk rengginang, agar pelanggan tidak kecewa. Meskipun masih menggunakan alat pengering tradisional. Karena itu, pihaknya berharap kedepan bisa memiliki alat pengering seperti yang banyak dimiliki pengusaha dalam skala besar, sehingga keinginan untuk meningkatkan produksi rengginang tidak terkendala lagi dengan kurangnya lahan untuk menjemur. Sementara Camat, Abdul Madjid, S.Sos, M.Si juga berharap usaha produksi rengginang dari Pragaan yang memiliki cita rasa tinggi tersebut, bisa terus dipertahankan dan terus dikembangkan, sehingga pangsa pasarnya lebih meluas lagi keberbagai daerah diluar Madura, dan Pragaan sekmakin dikenal tidak hanya dengan ukiran Desa Karduluknya. Namun, berbagai potensi produk unggulan juga bisa dikenal di Nusantara. “Seperti yang sudah say aungkapkan sebelumnya, dengan banyaknya potensi produk kerajinan di Kecamatan Pragaan kami bertekat untuk mewujudkan Art Shop sebagai tempat pemasaran berbagai produk unggulan disini,”pungkasnya. ( Ren, Esha )