Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-09-2013
  • 722 Kali

Prioritaskan Program Penyiapan Air Baku Sebagai Kebutuhan Utama

News Room, Jumat ( 06/09 ) Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Kabupaten Sumenep memiliki program prioritas, khususnya terkait penyiapan air baku sebagai kebutuhan utama masyarakat. Yakni dengan memprioritaskan pembangunan embung air yang ada di sejumlah wilayah, agar tetap terjaga dan bermanfaat untuk jaringan irigasi bagi petani dan bermanfaat untuk seluruh masyarakat di Sumenep. Kepala Dinas PU. Pengairan Kabupaten Sumenep, Ir. Eri Susanto, M,Si kepada News Room menegaskan, salah satu upaya yang dilakukan, yakni melaksanakan konservasi dan perbaikan di sejumlah sumber-sumber air yang ada, serta perbaikan terhadap wilayah-wilayah aliran air yang rusak karena terjadinya erosi pada tebing-tebing dan abrasi di pantai, yang berdampak pada ketersediaan air baku. “Untuk menunjang kegiatan program ini kami juga mengupayakan dana melalui APBN maupun dari APBD Propinsi yang selama ini banyak melaksanakan pembangunan proyek besar, disamping dana yang disiapkan APBD Kabupaten Sumenep.”ujarnya. Dijelaskan, untuk tahun 2013 ini dari APBN untuk melaksanakan proyek besar untuk pengendalian banjir di Kali Marengan senilai Rp. 18,9 milyar dan di Sungai Saroka sebesar Rp. 17 milyar. Kemudian untuk perbaikan pantai di Kecamatan Pasongsongan sebesar Rp. 25 milyar. Selanjutnya, untuk pembuatan jaringan irigasi air tanah sebesar Rp. 21 milyar, rehabilitasi jaringan irigasi sebesar Rp. 3 milyar. Dan untuk pemberdayaan sebanyak 24 HIPPA di Sumenep masing-masing mendapat Rp. 178 juta. “Untuk dana APBD Kabupaten Sumenep sendiri, di tahun 2013 ini, dari dana sekitar Rp. 26 milyar lebih untuk program pengendalian banjir jaringan irigasi dan pembangunan tangkis laut.”tambahnya. ( Ren, Fery )