Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-07-2016
  • 599 Kali

Prihatin, Ulama Harapkan Warga Tak Jual Tanah Pada Orang Asing

News Room, Kamis ( 28/07 ) Para Ulama di Kabupaten Sumenep berharap kepada masyarakat di Kabupaten Sumenep, untuk tidak mudah menjual tanahnya kepada orang luar, yang merupakan warga asing. 

Sebab, akhir-akhir ini banyak kabar yang lengkap dengan data, ternyata sudah banyak tanah di Sumenep yang dijual kepada orang asing.

Hal tersebut ditegaskan KH. Thaifur Ali Wafa saat memberikan tausiyah pada acara Halal Bihalal Bupati Sumenep dengan para Kepala Desa di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (28/07).

Menurutnya, persoalan tersebut telah mengundang keprihatinan para ulama khususnya di Sumenep dan Madura pada umumnya.

“Sebab, ini tidak hanya akan merusak agama saja, namun secara umum juga merusak ekonomi, merusak tatanan politik, dan merusak tatanan yang sudah ada di Desa,”ungkapnya.

Diakui Kiai asal Ambunten ini, jika para ulama saat berkumpul di Kecamatan Saronggi beberapa waktu lalu, sepakat menyampaikan persoalan tersebut kepada Bupati untuk mempertemukan dengan para Kepala Desa di Sumenep, agar nantinya hati-hati dengan orang asing yang akan membeli tanah di desanya, meskipun dengan iming-iming harga yang mahal.

Karena itu, pihaknya juga berharap kepada para umaro, khususnya para Kepala Desa yang ada di Kabupaten Sumenep, untuk menolak pembelian tanah yang dilakukan orang asing, meskipun alasannya untuk tambak, namun dibalik itu tentu ada tujuan tertentu yang akan merusak Desa. Apalagi, investor asing tersebut bukan orang Islam, yang tentunya memiliki tujuan tertentu.

Sebab, nantinya ditempat itu akan dibangun hotel-hotel dan berbagai sarana maksiat yang ada di dalamnya. Kalau hal tersebut sudah terjadi, tentunya kita akan dikerubuti oleh orang-orang asing yang nantinya akan berdampak buruk terhadap anak cucu kita nanti.

“Kami para ulama sebagai pewaris Nabi, hanya menyampaikan apa yang menjadi amanah, untuk selanjutnya diharapkan ditindak lanjuti oleh Bupati hingga Kepala Desa,”tandasnya.

Sementara itu sebelumnya, KH. Ahmad Basyir AS, yang merupakan Kiai sepuh di Sumenep juga menyampaikan kegelisahannya dengan adanya pembelian tanah oleh orang-orang asing.

Pihaknya juga berharap kebijakan pemerintah, mulai pusat hingga daerah harus bisa menyelamatkan tanah air ini dari orang-orang luar yang sengaja akan membuat kerusakan di bumi ini. ( Ren, Esha )