Media Center, Senin ( 09/10 ) Dalam rangkaian kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia (RI), Ir.
H. Joko Widodo ke Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur, juga
menyempatkan menyerahkan sertifikat tanah gratis secara simbolis kepada
masing-masing perwakilan warga di 4 Kabupaten di Madura, Sumenep,
Pamekasan, Sampang dan Bangkalan.
Dalam sambutannya pada acara
penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat di Graha Adi
Poday, Sumenep, Minggu (08/10), Joko Widodo menjelaskan, program bantuan
sertifikat tanah gratis kepada masyarakat akan terus dijalankan, agar
lahan yang ada di negara Indonesia ini tidak diklaim oleh
orang lain.
“Saya berharap dengan sertifikat tanah gratis ini
tidak akan ada lagi sengketa tanah di kemudian hari akibat
status kepemilikan lahan yang tidak jelas,”ungkapnya di hadapan ribuan
warga penerima sertifikat tanah gratis.
Jokowi, panggilan akrab
mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengakui, jika setiap kali kunjungan
kerja ke daerah selalu mendapat keluhan soal sengketa tanah. Hal itu
terjadi, karena rakyat banyak yang belum pegang sertifikat tanahnya.
“Tapi kalau sekarang tanda bukti hak hukum atas tanah sudah di tangan
masyarakat, maka tidak ada lagi sengketa lagi di kemudian
hari,"tandasnya.
Jokowi juga mengingatkan warga, agar tidak
menggunakan sertifikat tanah untuk hal-hal yang tidak penting. Misalnya
menggadaikan sertifikat tanah guna membeli mobil, hal itu jangan sampai
dilakukan. Tapi kalau untuk usaha, pihaknya mempersilahkan karena hal
itu nantinya akan dapat meningkatkan perekonomiannya.
Disamping
itu, Jokowi berpesan, agar masyarakat dapat menyimpan secara baik
sertifikat tersebut. Yakni sertifikat yang diterima, dibungkus plastik
(laminating) dan difoto copy, kemudian disimpan dengan
benar dan tempat yang berbeda, agar ketika terjadi kehilangan bisa
diproses kembali dengan dokumen yang dimiliki.
Sementara Menteri
Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia, Sofyan A. Djalil menjelaskan,
ada 5.100 sertifikat yang dibagikan untuk masyarakat Madura. Yakni,
sebanyak 2.000 untuk masyarakat Kabupaten Sumenep, 1.050 Kabupaten
Pamekasan, 1.000 Kabupaten Sampang, dan 1.050 Kabupaten Bangkalan.
“Hingga akhir 2017 ini, pemerintah merencanakan akan membagikan 75.000
sertifikat kepada masyarakat di 4 Kabupaten di Pulau Madura
ini,”ungkapnya.
Dikatakan, adanya sertifikat tanah, masyarakat
sudah tahu jelas tentang hak hukum, ukuran, luas dan batasnya, sehingga
sengketa tanah diharapkan menjadi berkurang, bahkan tidak terjadi lagi
hanya karena tidak jelasnya surat kepemilikan lahan.
Pada acara
pembagian sertifikat tanah gratis tersebut, Presiden Jokowi juga memberi
hadiah sepeda bagi warga yang sebelumnya diminta untuk menyebutkan isi
Pancasila, yakni dari 4 Kabupaten di Madura, yang akhirya dipilih 3
orang yang mendapat hadiah sepeda dari orang nomor 1 di Republik
Indonesia ini. ( Ren, Esha )