Media Center, Senin ( 25/10 ) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengimbau kepada seluruh Kepala Daerah baik Gubernur, Bupati/Wali Kota beserta jajarannya tentang pentingnya percepatan vaksinasi di seluruh wilayah Indonesia.
Hal itu disampaikan Presiden Jokowi secara virtual yang diikuti seluruh Kepala Daerah (Gubernur, Bupati/Wali Kota dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi/Kabupaten dan Kota di Indonesia.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, MH didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpollinmas) dan Kabag Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sumenep juga mengikuti pengarahan Presiden secara virtual terkait percepatan vaksinasi, bertempat di Ruang VIP Rumah Dinas Bupati Sumenep, Senin (25-10-2021).
Ada 6 (enam) Kepala Daerah yang menyampaikan laporannya pada Presiden terkait perkembangan dan capaian vaksinasi, di antaranya Gubernur Aceh, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Wali Kota Denpasar, Wali Kota Balikpapan dan Bupati Maluku Tenggara.
Dari laporan ke 6 (enam) Kepala Daerah, Presiden Jokowi menekankan agar capaian vaksinasi terus didorong peningkatannya dan pentingnya untuk menjaga Protokol Kesehatan (Prokes). Karena, tren dunia dalam minggu ini semua negara naik, seperti di Eropa naik 23% dan Amerika Selatan naik 13%.
"Inilah yang mengingatkan kita agar kita harus pada posisi hati-hati dan waspada, mengingat kita dihadapkan pada posisi ketidakpastian. Kita harus hati-hati dan belajar pada kenaikan kasus dunia," tandas Presiden Jokowi.
Ia menambahkan, tren kenaikan kasus ini masalahnya ada tiga hal, pertama karena realisasinya terlalu cepat tidak melalui tahapan-tahapan. Sedangkan kita alhamdulillah melalui tahapan-tahapan. Kedua karena protokol kesehatan tidak disiplin lagi, di beberapa negara sudah banyak yang lepas masker.
"Ketiga Pembelajaran Tatap Muka (PTM) harus menjadi kehati-hatian kita bersama terutama protokol kesehatan di sekolah. Terutama yang harus dipantau adalah di kantin sekolah. Ketiga hal inilah yang harus menjadi perhatian kita bersama," pungkas Presiden Joko Widodo dalam arahannya secara virtual. ( Nrd, Fer )