Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-01-2010
  • 1112 Kali

Pramuka Racana STKIP PGRI Sumenep, Turun Gudep

News Room, Jum’at ( 08/01 ) Untuk lebih meningkatkan keterampilan yang dimiliki selama mendapatkan pembinaan kepramukaan di Racana STKI PGRI Sumenep, para anggota Racana Jokotole dan Potre Koning ini akan melaksanakan kegiatan Training Of Trainin (TOT) dan turun ke Gugus Depan Penegak dan Penggalang yang ada di SMP/MTs dan SMA/MA. Ketua UKM Pramuka Racana STKIP PGRI Sumenep, Wawan Sariyanto mengungkapkan, kegiatan TOT dan turun ke Gudep sangat penting dilakukan untuk lebih memotivasi anggota pramuka di racananya, agar memiliki semangat dan dapat mengembangkan pengetahuan yang dimiliki. Sebelumnya, mereka dibekali materi kepramukaan yang terkait dengan materi masing-masing golongan. "Insya Allah teman-teman akan turun ke Gudep sedikitnya dalam empat kali pertemuan latihan, dan mungkin nanti bisa ditambah apabila memang diperlukan maupun tetap dibutuhkan untuk embantu Gudep yang bersangkutan,"ujar Wawa. Sebab, diakui Wawan yang juga anggota Dewan Kerja Cabang (DKC) Sumenep ini, kegiatan latihan Pramuka dibeberapa Gugus Depan dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami penurunan. Bahkan ada beberapa Sekolah yang sudah tidak melaksanakan kegiatan kurikulum Pramuka sama sekalidi sekolah. Karena itu diharapkan, sekitar 20 anggora Racana STKIP PGRI Sumenep, disamping terjun di Gudep yang memang aktif juga banyak diturunkan diberbagai Gudep yang selama ini masih belum terlalu nampak kegiatan Pramukanya. Disamping itu, keberadaan Pramuka diharapkan semakin diminati, oleh para generasi muda, sejak usia siaga, penggalang, penegak bahkan hingga pandega yang banyak berangkalan di Perguruan Tinggi. Sedangkan STKIP PGRI sendiri sebagai Perguruan Tinggi yang mencetak para calon guru, diharapkan ketika nantinya mengajar di sekolah-sekolah dapat menjadi pembina Pramuka dan mengaktifkan kegiatan Pramuka di sekolah yang ditempatinya. Sebab, Pramuka merupakan kegiatan yang masih dinilai cukup bagus untuk penempaan jati diri anak bangsa dalam berprilaku, yang saat ini banyak terkontaminasi dengan kegiatan-kegiatan lain yang kurang mengarahkan soal watak dan kepribadian seseorang. ( Ren, Esha )