Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 05-07-2021
  • 1012 Kali

PPKM Darurat, Kodim 0827/Sumenep Gelar Operasi Yustisi Gabungan

Media Center, Senin ( 05/07 ) Sebagai upaya memperketat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dalam rangka pencegahan COVID-19, Kodim 0827/Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Operasi Yustisi bersama Tim Gabungan Satgas COVID-19, di depan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) setempat, Senin (05/07/2021).

Tim Gabungan Satgas COVID-19 yang terdiri dari Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, MH bersama Kapolres AKBP Rahman Wijaya, SIK, SH, MH dan Dandim 0827 Letkol Inf Nur Cholis, A.Md serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara langsung memantau pelaksanaan PPKM Darurat di depan Makodim Sumenep wilayah Taman Potre Koneng (Taman Bunga) Sumenep.

Dalam kegiatan tersebut telah dilaksanakan pengambilan Swab Antigen (Ag) terhadap pengguna jalan yang tidak patuh Protokol Kesehatan (Prokes) tidak memakai masker oleh petugas kesehatan sebanyak 40 orang dengan 38 orang hasil negatif, sedangkan 2 orang dinyatakan positif COVID-19.

Setelah mengetahui ada pengguna jalan dengan hasil swab antigennya positif,  yang bersangkutan langsung dibawa ke rumah isolasi darurat COVID-19 (RIDC) di Kecamatan Batuan kemudian menjalani tes PCR. Apabila tes PCR-nya negatif, maka akan dilepas kemudian menyampaikan edukasi agar ke mana-mana menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan 5 M.

Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis, A.Md mengatakan, tindakan yang dilakukan selama PPKM Darurat ini di antaranya, pelaksanaan patroli dengan sasaran tempat-tempat keramaian dan banyak dilalui pengguna jalan untuk memberikan pengawasan dan imbauan kepada warga yang tidak patuh terhadap Prokes.

“Kita melaksanakan patroli rutin di wilayah binaan bersama aparat terkait, yang bertujuan guna menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, selain itu melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan," jelasnya.

"Kali ini kasus COVID-19 lagi naik sehingga kita mengambil langkah-langkah dengan menggelar Operasi Yustisi dalam rangka upaya memutus penyebarannya," ujarnya. ( Nita, Fer )