News Room, Senin ( 25/02) Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang sudah dibentuk oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumenep, diminta untuk komitmen dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan menunjukkan sikap netral, tidak berpihak kepada salah satu partai politik selama Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur berlangsung. Demikian diungkapkan Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Iskandar Zulkarnaen, MM ketika acara pelantikan PPK dan PPS Kabupaten Sumenep, Senin pagi (25/02) di Gedung Nasional Indonesia. Menurut H. Iskandar, PPK dan PPS tersebut, memang perlu menerapkan sikap netral, agar pelaksanaan pencoblosan hingga penghitungan tidak terkesan didominasi oleh oknum petugas tertentu, sehingga petugas PPK dan PPS betul-betul harus tidak memiliki perasaan senang dan tidak senang terhadap salah satu parpol. Hal itu terpaksa diungkapkan, karena dikhawatirkan jika terjadi pemihakan dari anggota PPK dan PPS kepada salah satu parpol, pelaksanaan Pilgub akan menuai kendala berupa munculnya protes-protes dari oknum PPK dan PPS yang tidak senang kepada salah satu parpol. Bahkan, dalam sambutan tertulisnya Bupati juga berharap kepada masyarakat Sumenep, supaya ikut serta mensukseskan pelaksanaan Pilgub Jatim itu yang direncanakan berlangsung bulan Juli 2008 mendatang dengan memberikan hak suaranya tanpa adanya paksaan dan tekanan dari pihak manapun, sehingga demokratisasi bisa terlaksana secara baik dan lancar. H. Iskandar menambahkan, setelah anggota PPK dan PPS dilantik, maka diharapkan supaya memantapkan jalinan komunikasi dan meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait, agar program perencanaan yang sudah ditetapkan bisa dilaksanakan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. ( Nita, Esha )