Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-11-2010
  • 1023 Kali

Potensi Kepulauan Di Sumenep Kontribusinya Sangat Besar

News Room, Selasa ( 23/11 ) Potensi wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep sangat besar kontribusinya pada pendapatan negara dan dana perimbangan Kabupaten Sumenep. Kontribusinya berasal dari eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam, minyak dan gas, serta hutan jati. Hal itu diungkapkan Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si saat membuka Semiloka Pengembangan Wilayah Kepulauan Kabupaten Sumenep, di Kantor Bupati, Selasa (23/11). Bupati mengatakan, eksplorasi dan eksploitasi migas telah dilaksanakan di kepulauan Kangean dan Giligenting, sedangkan hasil hutan jatinya berasal dari kepulauan Kangean. Selian itu, potensi lainnya yang prospektif, yakni hasil kelautan dan perikanan, wisata alam dan sejarah, wisata budaya, termasuk populasi sapi Madura di Pulau Sapudi. ”Namun potesni ekonomi masyarakat wilayah kepulauan yang berbasiskan hasil kelautan, perikanan, perkebunan dan peternakan itu, dalam pengelolannya belum didukung infrastruktur yang lengkap untuk aktifitas, aksebilitas dan lalulintas perekonomian masyarakat,”tegasnya. Bupati menyatakan, untuk pengembangan wilayah kepulauan sebagai kawasan khusus, pihaknya sudah melakukan promosi pada pemerintah pusat, sebab wilayah kepulauan sangat potensial sebagai daerah tujuan wisata, investasi, pertambangan dan konservasi. Salah satu contohnya, yakni mempromosikan Pulau Saobi sebagai taman nasional, Pulau Sepanjang dan Paliat sebagai kawasan lindung, dan pulau Kangean, Pagerungan, Giligenting sebagai kawasan pertambangan. ”Tentunya, melalui forum semiloka ini, kiranya daerah pesisir dan pulau kecil yang sebelumnya kurang mendapat perhatian, karena tidak ekonomis, bisa berubah menjadi pulau-pulau yang ekonomis dan memberi harapan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,”ungkapnya. Sementara itu, Kepala Bapedda Kabupaten Sumenep, Ir. H. Soedarto, MM mengatakan, pelaksanaan semiloka pengembangan wilayah kepulauan ini berlangsung selama 2 hari, sejak tanggal 23 hingga 24 Nopember 2010, dan sebagai nara sumbernya dari pihak-pihak yang berkompeten. ( Yasik, Esha )