Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-01-2005
  • 715 Kali

POSYANDU DITUNTUT UNTUK MANDIRI

Pragaan-Infokom News Room : Bertempat di Pendopo Kecamatan Pragaan, Kamis (13/01) kemarin telah dilaksanakan temu kader posyandu yang diikuti 42 kader posyandu dari semua desa se Kecamatan Pragaan, dimana tiap-tiap desa mengirim 3 orang kader posnyandunya yang terbaik. Ketua KHPPIA (Kelangsungan Hidup Perkembangan Perlindungan Ibu dan Anak) Kabupaten Sumenep, Moh. Syaifudin dalam kesempatan itu mengatakan bahwa, KHPPIA adalah program kesehatan dari unicef, uang bertujuan untuk mengefaluasi tentang sejauh mana kerja kader posyandu didalam melaksanakan posyandu di desanya guna menurunkan angka kematian ibu hamil, bayi dan anak balita serta berat bayi lahir rendah yaitu kurang dari 2,5 kg, dengan peningkatan gizi masyarakat. Selanjudnya syaifudin mengatakan bahwa kader posyandu perlu ditingkatkan dengan memobilisasi sumber daya manusia (SDM) nya, karena Posyandu kedepan dituntut untuk mandiri dengan wujud swadaya dan gotong royong masyarakat dengan memberikan pengertian dan penyadaran kepada masyarakat, bahwa Posyandu merupakan wadah untuk melaksanakan dan meningkatkan gizi masyarakat, sehingga dengan wujud yang demikian masyarakat merasa memiliki dan berpartisipasi terhadap keberadaan Posyandu. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan evaluasi register Posyandu melalui ceklis dengan membagi peserta menjadi 7 kelompok, serta diadakan presentasi tentang kelebihan dan kelemahan dari masing-masing desa. Sementara itu Camat Pragaan, H. Ach. Sadik, S.Sos. mengharapkan para Kader Posyandu agar materi yang diberikan oleh dari Tim KHPPIA Kabupaten Sumenep ini dapat diserap dengan baik dan diamalkan di desanya, sehingga dapat bermanfaat bagi warga masyarakat. Adapun nara sumber dalam acara Temu Kader Posyandu tersebut dari BPPMD, Dinas Kesehatan, Departemen Agama, BAPPEDA, Dinas Kesejahtraan Sosial dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep. ( JuP-36, Esha )