Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-04-2011
  • 621 Kali

Polres Sumenep Tingkatkan Kewaspadaan

News Room, Selasa ( 19/04 ) Pasca kejadian bom bunuh diri yang dilakukan seorang pelaku teror di Mapolres Cirebon, Jawa Barat, pada Jumat (15/04) pekan lalu, membuat jajaran Polres Sumenep, meningkatkan kewaspadaan. Kapolres Sumenep AKBP Susanto, menjelaskan, sejak ada kasus di Cirebon tersebut, seluruh pimpinan kepolisian di seluruh tingkatan memang diinstruksikan meningkatkan kewaspadaan. “Saat ini, kita sedang status siaga semua. Setiap hari kami berusaha maksimal untuk mewaspadai sekaligus mendeteksi kemungkinan adanya aksi teror. Bahkan, pengawasan aktivitas warga yang akan masuk ke Mapolres Sumenep maupun mapolsek jajaran juga ditingkatkan,”kata Kapolres, pada wartawan, Selasa (19/04). Kapolres mengungkapkan, tindakan ini dilakukan, guna menghindari hal-hal tak diinginkan seperti yang terjadi di Mapolres Cirebon. “Jangan sampai kasus tersebut terulang lagi. Karena kebetulan, di Mapolres Sumenep juga terdapat masjid,” terangnya. Namun, menurut Kapolres, pihaknya tidak punya kewenangan mutlak untuk melarang warga menunaikan shalat di Masjid Walisongo Mapolres Sumenep. “Siapa pun orangnya tidak mungkin melarang orang lain shalat di masjid. Itu aktivitas ibadah yang tidak boleh dilarang. Tidak mungkin kami melakukan tindakan yang berlebihan kepada warga yang ingin shalat di Masjid Mapolres Sumenep. Namun, tentunya kami tetap melakukan pengawasan sebagai bagian dari peningkatan kewaspadaan,” ungkapnya. Untuk itu, pihaknya berharap warga Sumenep mendukung jajarannya dalam mendeteksi kemungkinan adanya aksi teror. “Kalau ada aktivitas warga maupun temuan barang/benda yang mencurigakan, silakan lapor kepada kami maupun jajaran Polsek. Ini sebagai bentuk antisipasi terhadap teror bom,”pungkasnya. ( Nita, Esha )