News Room, Kamis (03/07) Untuk pengamanan pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Jawa Timur 23 Juli mendatang, Polres Sumenep mempersiapkan 507 personel dari unsur Polri, dibantu 36 personel dari Polwil Madura, plus Brimob temasuk pihak terkait. Dalam pilgub tahun ini, Polres Sumenep lebih mengedepankan pengamanan di wilayah kepulauan. "Pengamanan di kepulauan tentunya menjadi skala prioritas, meski pada hakikatnya semua wilayah perlu pengawasan ekstra," tegas Kabag Ops Polres Sumenep, Kompol Ary Wahyudi, usai gelar apel PAM Pilgub di Mapolres Sumenep, Kamis pagi (03/07). Ary menegaskan, pengamanan di kepulauan memang menjadi skala prioritas, karena selain geografis yang menyulitkan, pengamanan juga membutuhkan waktu cukup lama untuk berangkat ke pulau. Sehingga, anggota Polres yang bertugas di pulau bakal diberangkatkan lebih awal, karena akan disesuaikan dengan jadwal keberangkatan kapal, baik yang menuju Masalembu, Kangean dan pulau-pulau kecil lainnya. Ia berharap, Sumenep yang memiliki 125 pulau dengan jumlah TPS 1818 dan 840 ribu lebih pemilih tetap berjalan kondusif, dan lokasi TPS tidak ada yang sulit untuk dipantau petugas pengamanan. "Kita sudah usahakan, jangan sampai ada TPS yang lokasinya terpisah pulau dalam pengawasan satu petugas," harapnya. Ary menilai, jika TPS yang diawasi satu petugas terdapat di lain pulauan, akan menjadi kendala terbesar dalam hal pengamanannya. Sebab, akan memakan waktu sistem pengawasan petugas yang bersangkutan. Transportasi kepulauan tidak bisa dilakukan melalui darat, tapi harus menggunakan transportasi laut. “Dikhawatirkan, apabila ada kericuhan di salah satu TPS, aparat yang bertugas kurang siap siaga.†terangnya. (Nita)